POJOKSATU.id - Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menekankan pentingnya keselarasan antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Banten dalam menjalankan roda pemerintahan.

Menurutnya, keputusan yang diambil DPRD harus sejalan dengan visi dan misi Gubernur serta Wakil Gubernur agar kolaborasi kelembagaan berjalan optimal.

“Koordinasi ini bagi kami Gubernur dan Wakil Gubernur sangat penting. Kami berharap setiap keputusan DPRD selaras dengan visi dan misi pemerintah daerah,” ujar Dimyati.

Baca Juga: Bantuan UMKM Kok Jadi Kasus? Rp9 Miliar Mesin Jahit Kini Diselidiki Kejari Jakarta Timur

Saat menghadiri Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Pimpinan DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, di Gedung DPRD Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (11/11/2025).

Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim dan turut menjadi momen pergantian pimpinan dari Budi Prayogo kepada Imron Rosadi dari Fraksi PKS.

Dimyati mengucapkan selamat kepada Imron Rosadi yang resmi menjabat sebagai pimpinan DPRD.

Baca Juga: Berani Lawan Kolonial demi Rakyatnya? Sultan Bima XIV Kini Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2025!

Ia menegaskan, tanggung jawab pimpinan jauh lebih berat karena menjadi penghubung antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat.

“Selamat kepada Pak Imron Rosadi. Semoga bisa membawa manfaat dan memperkuat sinergi antara lembaga,” ungkap Dimyati.

Ia menambahkan, terdapat dua hal penting yang harus dijalankan pimpinan DPRD dalam menjalankan amanah.

Baca Juga: TP PKK Banten Salurkan Bantuan Dapur untuk Korban Puting Beliung Anyer: Dorong Kemandirian dan Kesejahteraan Keluarga

Pertama, menjadi jembatan komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Kedua, memperkuat koordinasi kelembagaan dengan Forkopimda serta pimpinan daerah.

“Sinergi yang bagus harus kita jaga bersama demi kemajuan Banten,” tegasnya.

Selain itu, Dimyati turut menyampaikan delapan prinsip kepemimpinan yang harus dipegang oleh setiap pimpinan DPRD.

Pertama, setiap keputusan dan tindakan harus menjadi tanggung jawab kepada masyarakat.

Kedua, menegakkan keadilan dalam menjalankan tugas agar sinergi dapat terwujud merata.

Baca Juga: Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Jadi Web Series Lokal yang Menarik Perhatian Masyarakat

Ketiga, memiliki kemampuan dalam menyusun strategi kepemimpinan yang matang.

Keempat, mampu berkomunikasi dan bernegosiasi dengan bijak. Kelima, menjadi teladan bagi anggota dan masyarakat.

“Pimpinan harus sabar, terbuka, memiliki hati yang baik, dan membawa manfaat bagi masyarakat. Dan yang terakhir, ketakwaan harus selalu menjadi pegangan,” pungkas Dimyati.

Baca Juga: Hemat Syarikah

Dengan pesan tersebut, Dimyati berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif semakin kuat demi mewujudkan Banten yang lebih maju, adil, dan sejahtera.***