POJOKSATU.id - Puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Tangerang pada Senin, 17 November 2025.
Mereka datang dengan membawa spanduk dan pengeras suara, menuntut pemerintah daerah beserta DPRD untuk memperketat pengawasan terhadap jam operasional truk tambang yang melintas di wilayah Kabupaten Tangerang.
Dalam aksinya, mahasiswa menilai aktivitas truk tambang kerap melanggar aturan jam jalan dan memicu keresahan masyarakat.
Baca Juga: Aksi Warga Bojonegara–Puloampel, Truk Tambang Diputar Balik dan Longmarch ke Cilegon Timur
Mereka menegaskan perlunya tindakan tegas agar pelanggaran yang sama tidak terus berulang.
“Kami meminta DPRD benar-benar mengawal. Jangan hanya janji, tapi realisasi di lapangan harus jelas,” teriak salah satu orator aksi.
Selain soal jam operasional, mahasiswa juga mendesak DPRD mengusut tuntas dugaan provokasi di media sosial yang dilakukan oleh seorang oknum influencer yang dianggap memperkeruh suasana terkait polemik truk tambang.
Mereka menilai informasi yang menyesatkan di media sosial dapat memicu konflik horizontal di tengah masyarakat dan harus segera ditangani secara serius.
Aksi berjalan tertib dengan penjagaan aparat kepolisian. Massa mahasiswa berjanji akan kembali turun aksi jika tuntutan mereka tidak digubris.***



