POJOKSATU.id - Para pengendara yang melintasi Jalan Nasional AMD Lintas Timur, dari lampu merah Kadubanen hingga simpang Cikole Sukaratu, harus ekstra waspada.
Ruas jalan sepanjang 3,8 kilometer itu kini berubah menjadi “lintasan jebakan” dengan 51 titik lubang yang siap mencelakakan siapa saja yang melintas.
Kerusakan itu bukan hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga: Rudy Susmanto Fokus Ratakan Pembangunan, Akses Jalan Baru Siap Dibuka 2026
Lubang-lubang dengan kedalaman bervariasi itu membuat kendaraan terpaksa zig-zag menghindar, dan tak jarang memicu hampir terjadi kecelakaan.
Salah satu warga, Nuryadin, mengatakan kondisi jalan sudah sangat meresahkan.
Menurutnya, banyak pengendara yang hampir celaka saat tidak sempat menghindari lubang, terutama di malam hari.
“Ini bahaya banget. Lubangnya banyak, dalam pula. Salah sedikit bisa jatuh. Mobil juga bisa rusak, as roda bisa patah,” ujarnya,dikutip pojoksatu.id dari radarbanten.co.id.
Lebih parah lagi, saat hujan turun, lubang-lubang tersebut tertutup air sehingga tak terlihat oleh pengendara. Minimnya penerangan jalan juga membuat risiko makin tinggi.
Warga meminta pemerintah segera mengambil tindakan tegas karena kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan perbaikan sebelumnya tidak bertahan lama.
“Jangan tunggu ada korban dulu baru diperbaiki. Ini jalan nasional, harusnya jadi prioritas,” tegas Nuryadin.
Perbaikan darurat memang sesekali dilakukan, namun hasilnya tak bertahan lama. Warga berharap kali ini ada solusi permanen, bukan sekadar tambal-sulam musiman.***


