POJOKSATU.id, Kota Bandung - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berpesan kepada Rumah Sakit Primaya Rajawali agar tidak menolak pasien.
"Kepada seluruh layanan kesehatan masyarakat tidak boleh menolak pasien. Apapun yang terjadi, bagaimanapun kondisinya, semua pasien dalam keadaan darurat harus diterima, diberikan layanan sampai stabil, baru kita lihat nanti perkembangan ke mana. Jadi saya ingin sekali kepada para pengelola layanan kesehatan di Bandung tidak boleh ada yan"kes yang menolak pasien," ujar Farhan usai menghadiri opening rumah sakit Primaya Rajawali, Rabu 15 Maret 2026.
Farhan juga mengingatkan agar tidak ada kejadian tertukar bayi atau masalah apapun.
"Ya, apapun itu. Kalau masalah tukar bayi kan saya udah bilang, kalau sampai ada kasus seperti itu lagi, kasus tukar bayi, khusus kekerasan seksual gitu, yang langsung saya berhentikan pasti adalah pimpinan rumah sakitnya," tegasnya.
Farhan pun menyampaikan Rumah Sakit Rajawali ini pernah menjadi salah satu ikon layanan kesehatan prima di Kota Bandung bangkit kembali. Pasalnya berkat kerja keras selama bertahun-tahun, Kota Bandung telah mendapatkan tingkat kepuasan layanan kesehatan yang sangat tinggi.
Makanya layanan kesehatan di Kota Bandung tidak hanya akan diberikan oleh layanan kesehatan (yankes) yang dibangun dan dioperasikan oleh pemerintah, tetapi juga yang dilaksanakan oleh lembaga-lembaga masyarakat, salah satunya adalah Rajawali.
"Rajawali ini kan tidak hanya dikelola oleh Yayasan di awalnya dulu, tapi juga sudah mengundang lembaga lain seperti Primaya dan Melinda. Kolaborasi ini saya harapkan tentu saja akan bisa meningkatkan kualitas layanan kesehatan untuk masyarakat," tuturnya.
"Ini salah satu tantangan kita adalah memastikan bahwa layanan kesehatan ini dikaitkan oleh BPJS. Karena BPJS sekarang melakukan seleksinya lumayan ketat, jadi kita mesti melobbynya rame-rame gitu,"imbuhnya.
Pelayanan kesehatan di kota Bandung ini kata Farhan untuk Kota Bandung sudah ada dimana mana dari Timur Bandung sampai ke barat.
"Di Bandung Timur ada, di tengah sampai ke utara sudah banyak. Di barat ini salah satu yang andalan. Saya sebagai mantan warga Cijerah itu dulu kalau kesini itu sudah jadi yang terbaik lah gitu. Sempat redup sebentar, sekarang bangkit lagi saya senang banget," ucapnya.



