POJOKSATU.id, BANDUNG – Wakil Ketua Tanfidzyah PWNU Jawa Barat (Jabar), H.Iwan Alamsyah, mengapreasiasi seluruh warga NU di Jabar yang menjaga Pilkada aman, damai dan kondusif.

Peran serta seluruh umat dalam menjaga Pilkada tetap kondusif dan demokratis, menunjukan bahwa umat islam di jabar sudah berfikir dewasa dalam berpolitik.

“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh umat islam di Jawa Barat, yang tidak mudah terprovokasi masalah isu agama yang belakangan terus di politisasi. Bukti bahwa rakyat Jabar sudah dewasa dalam berpolitik,” kata H.Iwan Alamsyah, kepada pojoksatyu.id melalui sambungan seluller, Kamis (28/11).

Baca Juga: Prof. Tatacipta Dirgantara Terpilih Sebagai Rektor ITB 2025-2030

Selain itu, untuk para calon Gubernur dan Wakil Gubernur agar menerima hasil secara arif dan bijaksana.

“Pencoblosan Pilkada sudah selesai, kita tinggal menunggu hasilnya. Semua calon harus legowo dan menerima hasilnya,” jelas H.Iwan Alamsyah.

Saat ini hasil Quick Count sudah ramai diperbincangkan, pasangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setianwan yang menang, artinya rakyat Jabar memberikan kepercayaan kepada pasangan nomor 4 tersebut.

Baca Juga: 49 Lembar Surat Suara di TPS 10 Kota Bandung Hilang saat Dilakukan Penghitungan

“Saya secara pribadi mengucapkan selamat kepada Kang Dedi Mulyadi (KDM) dan Erwan Setiawan sebagai pemenang Pilgub Jabar hasil Qiuck Count, sambil menunggu hasil real count dari KPU Jabar,” tambah H.Iwan Alamsyah.

Dengan kemenangan pasangan Gubernur Dermawan, harapan Jawa Barat Istimewa akan terwujud sebagaimana cita-cita yg diharapkan membangun Jawa barat dengan seluruh element masyarakat.

“Seluruh umat islam, seluruh rakyat jawa barat memiliki harapan baru menjadikan Jawa Barat Istimewa,” tegas H.Iwan Alamsyah.

Baca Juga: Terungkap! Thom Haye Tahan Rasa Sakit Kaki saat Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi

Dan dengan kepemimpinan KDM Jawa Barat, salah satu yang didambakan oleh seluruh masyarakat di Jabar ketika Jabar Istimewa yaitu masalah toleransi beragama.

“Kedepannya dengan kepemimpinan KDM, akan terlepas dari Provinsi tingkat intoleransi cukup tinggi di Indonesia menjadi Provinsi yang paling toleran,” tutup H.Iwan Alamsyah.***