POJOKSATU.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat neraca perdagangan Jabar pada Desember 2024 mengalami surplus sebesar 1,98 miliar dolar AS. Nilai ekspor tercatat 3,15 miliar dolar AS, sedangkan impor mencapai 1,17 miliar dolar AS.

Kepala BPS Jabar Darwis Sitorus menyebutkan, surplus ini lebih rendah dibandingkan November 2024, tetapi masih lebih tinggi dibandingkan Desember 2023.

"Surplus neraca perdagangan pada Desember 2024 menurun dibandingkan bulan sebelumnya, tetapi jika dibandingkan Desember 2023, nilainya masih lebih tinggi," ujar Darwis.

Baca Juga: DPRD Cirebon Kawal Rencana Pembangunan di Kecamatan Mundu

Ekspor Jabar pada Desember 2024 turun 1,96 persen dibandingkan November 2024 yang mencapai 3,21 miliar dolar AS. Penurunan ini disebabkan turunnya ekspor kelompok nonmigas sebesar 2,41 persen.

Namun secara tahunan (year-on-year), ekspor Jabar meningkat 9,56 persen dibandingkan Desember 2023 yang tercatat sebesar 2,87 miliar dolar AS.

"Kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan ekspor kelompok nonmigas sebesar 10,40 persen," tutupnya. ***