POJOKSATU.id, Kota Bandung - Berbagi persiapan menyambut reaktivasi Bandara Husein Sastranegara terus dilakuan dimulai dari rekayasa lalu lintas, peningkatan penerangan jalan, penataan akses keluar masuk bandara, hingga perbaikan infrastruktur penunjang.

Dibernarkan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan bahwa berbagai pekerjaan sipil yang menjadi kewenangan pemerintah daerah telah dirampungkan.

Mulai dari pelapisan ulang jalan, penataan akses masuk dan keluar bandara, hingga area pick up dan drop off kini telah siap digunakan.

Baca Juga: Cara Aktivasi ASN Digital dan MFA BKN 2026 untuk PPPK dan PNS, Login Kini Wajib Pakai OTP

"Semua pekerjaan sipil sudah dirapikan, termasuk akses menuju bandara dan area penjemputan maupun pengantaran penumpang," kata Farhan kepada wartawan di Pendopo Kota Bandung, Selasa, 14 Juli 2026.

Menurutnya, pengelolaan area parkir serta transportasi resmi di dalam kawasan bandara akan diatur langsung oleh Lanud Husein Sastranegara bersama mitra pengelola.

Karenanya Pemkot Bandung tengah menyiapkan konsep branding di area terminal keberangkatan maupun kedatangan setelah memperoleh kesempatan dari InJourney.

Baca Juga: Sejarah Universitas Surabaya, Berawal dari Universitas Trisakti hingga Menjadi Kampus Swasta Terkemuka

"Ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan Bandung kepada setiap penumpang yang datang maupun berangkat melalui Bandara Husein," ujarnya.

Farhan menilai sektor pendidikan menjadi salah satu kekuatan utama Kota Bandung. Kehadiran perguruan tinggi ternama seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi magnet bagi mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain itu, wisata belanja, kuliner, serta destinasi yang saling berdekatan menjadi nilai tambah yang dimiliki Kota Bandung dibandingkan daerah lain.

Baca Juga: LPG 3 Kg di Subang Langka? Ini Penyebab dan Langkah Tegas Pertamina

"Tugas kami adalah terus mempromosikan semua potensi itu agar semakin banyak orang datang ke Bandung," tuturnya.

Meski demikian, Farhan menyatakan, peningkatan kunjungan wisatawan tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Pelayanan publik kepada warga Kota Bandung tetap menjadi prioritas. Kami ingin warga menjadi tuan rumah yang baik karena mereka juga merasakan manfaat dari berkembangnya sektor pariwisata dan ekonomi," ungkapnya.

Baca Juga: Ingkar Janji Serah Terima Rumah, Pengembang Socia Garden Karawang Dihukum BPSK

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengaku telah melakukan serangkaian koordinasi dengan kepolisian, pengelola jalan nasional dan provinsi, serta berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran akses menuju Bandara Husein Sastranegara.

"Kami sudah melakukan koordinasi sejak awal, termasuk uji coba manajemen rekayasa lalu lintas pada 7 Juli 2026. Tujuannya agar arus kendaraan menuju dan keluar bandara berjalan lancar saat operasional penerbangan kembali dimulai," ujar Rasdian.

Ia menjelaskan, skema lalu lintas menuju bandara kini dikembalikan ke jalur normal. Kendaraan yang masuk melalui pintu utama akan menggunakan jalur kiri menuju area parkir.

Baca Juga: Profil Universitas Kristen Petra, Kampus Swasta Terkemuka di Surabaya yang Masuk 100 Besar Asia Tenggara

Sedangkan kendaraan yang hanya mengantar penumpang akan diarahkan memutar menuju area drop off di sisi kiri terminal.

"Rekayasa ini dibuat agar pergerakan kendaraan lebih tertib dan tidak menimbulkan antrean di pintu masuk bandara," katanya.

Selain pengaturan lalu lintas, Dishub Kota Bandung juga telah menuntaskan peningkatan fasilitas penerangan jalan di sepanjang akses menuju Bandara Husein Sastranegara.

Baca Juga: Waduh, Gaji ASN Dipotong Pemda 30 Persen Demi PPPK, Ini Daftar Daerahnya, DPR RI Minta Kementerian Lakukan Ini

Seluruh lampu penerangan yang sebelumnya menggunakan lampu merkuri kini telah diganti menjadi lampu LED.

"Alhamdulillah penerangan jalan sudah 100 persen selesai. Semua lampu sudah menggunakan LED sehingga akses menuju bandara jauh lebih terang dan nyaman, terutama pada malam hari," ujar Rasdian.

Ia menambahkan, marka jalan juga telah diperbarui, sedangkan perbaikan kanopi di kawasan bandara telah diselesaikan oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga.

Baca Juga: Tangis Ibu Santri Korban Dugaan Dibakar Hidup-hidup Pecah di DPR, Minta Keadilan untuk Sahri Sobirin

Pada kesempatan yang sama, Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, memastikan Lion Group akan menjadi salah satu maskapai yang kembali melayani penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara.

Mulai 6 Agustus 2026, Wings Air akan membuka rute penerbangan Bandung–Bandar Lampung sebanyak tiga kali dalam sepekan menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi.

Selanjutnya, pada 7 Agustus 2026, Wings Air juga membuka rute langsung Bandung–Palembang.

Baca Juga: Segera Pendaftaran Rekrutmen SKK Migas 2026 Ditutup 14 Juli, Ini Link dan Ketentuannya

Menurut Danang, kedua rute tersebut dipilih berdasarkan hasil studi kelayakan yang mempertimbangkan kebutuhan perjalanan masyarakat.

"Rute ini kami siapkan untuk mendukung perjalanan wisata, bisnis, pendidikan, maupun perjalanan dinas antara Jawa Barat dan Sumatera bagian selatan," ujarnya.

Selain melayani penerbangan langsung, Wings Air juga menghadirkan konektivitas lanjutan.

Baca Juga: MPLS Ramah 2026 Resmi Dimulai, Kemendikdasmen Pastikan Hari Pertama Sekolah Aman dan Bebas Perundungan

Dari Lampung, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju Batam, sedangkan melalui Palembang tersedia koneksi menuju Pangkalpinang, Belitung, Batam, hingga Medan.

Tak hanya itu, Lion Group melalui Super Air Jet juga tengah mempersiapkan delapan rute baru dari Bandara Husein Sastranegara menggunakan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 kursi.

Delapan kota yang diproyeksikan akan dilayani meliputi Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Pontianak, Balikpapan, Makassar, dan Denpasar.

Baca Juga: Program GEMA Jawa Barat Resmi Dimulai, 1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke 364 Sekolah Selama 6 Bulan

Seluruh rute tersebut masih menunggu proses perizinan dari regulator penerbangan.***