POJOKSATU.ID - Upaya rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat dilakukan melalui penanaman pohon di Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berbagai pihak dalam memulihkan ekosistem DAS yang rusak, yang diinisiasi oleh Kementerian Kehutanan dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
Penanaman pohon ini melibatkan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Citarum-Ciliwung, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah IX Sumedang, Babinsa, Bhabinkamtibmas Desa, Kelompok Tani Hutan Sampalan, dan perwakilan Desa Sindulang.
Simbolis, 100 pohon alpukat ditanam sebagai langkah awal, dengan target total sekitar dua ribu pohon multifungsi yang akan ditanam secara bertahap.
Manager Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 3, Nimrot Parlindungan P. Tambunan, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini.
"Penanaman pohon ini adalah bagian dari komitmen kami untuk merehabilitasi DAS, yang juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui manfaat ekonomi yang dihasilkan dari pohon-pohon produktif," kata Nimrot.
Kepala Sub Direktorat Pengendalian Peredaran Benih dan Bibit Kementerian Kehutanan, Suci Respati, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pemenuhan kewajiban rehabilitasi DAS yang bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan, energi, dan air, serta mengurangi potensi bencana.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam memulihkan lahan kritis dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar," ucap Suci.
Kepala Seksi Perencanaan BPDAS Citarum-Ciliwung, Bagus Budi Prakoso, menyatakan bahwa pemerintah bersama dengan sektor swasta dan masyarakat berkolaborasi untuk membangun perekonomian desa melalui penanaman pohon produktif yang bernilai ekonomi tinggi.
Ia menambahkan bahwa pohon alpukat yang ditanam memiliki tingkat ovulasi cepat, sehingga dalam 2 hingga 4 tahun sudah dapat menghasilkan buah.
Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah IX Sumedang, Agus Soleh, menekankan bahwa kehutanan tidak hanya memiliki fungsi ekologis tetapi juga ekonomi. Ia mengajak Kelompok Tani Hutan Sampalan untuk memanfaatkan penanaman pohon ini sebagai investasi jangka panjang yang bermanfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Sekretaris Desa Sindulang, Hendra Purnama, memberikan apresiasi atas inisiatif ini dan berharap penanaman pohon bisa dilakukan di lebih banyak lokasi di desa mereka. Ia mengajak kelompok tani untuk terus menanam pohon demi manfaat lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Sindulang. ***



