POJOKSATU.id, BANDUNG — Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) terus menggencarkan sosialisasi penerapan 4 pilar gizi seimbang pada masyarakat.

Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan sehat guna mencegah berbagai masalah gizi seperti obesitas, kekurangan gizi, dan penyakit terkait lainnya.

Dalam sosialisasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi @dppkb.bandung, dijelaskan bahwa 4 pilar gizi seimbang mencakup konsumsi makanan beraneka ragam, menjalani pola hidup aktif dan berolahraga, menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta menjaga berat badan ideal.

Baca Juga: Daop 2 Bandung Catat 676 Ribu Penumpang Kereta Api Selama Libur Nataru 2025

Kepala DPPKB Kota Bandung, Rita Mahyudin, menegaskan bahwa konsumsi makanan yang beraneka ragam adalah kunci utama dalam memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

"Warga harus memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi sehari-hari mencakup berbagai jenis sumber gizi, mulai dari karbohidrat, protein, hingga sayur dan buah-buahan yang beraneka warna," ujar Rita.

Pola hidup aktif juga menjadi salah satu fokus utama sosialisasi. Rita menekankan bahwa masyarakat harus rutin berolahraga untuk menyeimbangkan kalori yang masuk dan keluar dari tubuh. "Aktivitas fisik sangat penting untuk menjaga kebugaran dan berat badan tetap ideal," tambahnya.

Selain itu, penerapan PHBS di rumah tangga juga menjadi perhatian. Rita mengingatkan pentingnya kebiasaan mencuci tangan dengan sabun untuk mencegah penyakit infeksi, terutama diare. "Mencuci tangan dapat mencegah hingga 45% kasus diare, dan ini adalah langkah sederhana yang bisa dilakukan setiap hari," jelasnya.

Baca Juga: Prabu Diaz Dukung Wacana Pengangkatan KRI 502 Gajah Mada, Simbol Penghormatan Pahlawan Laut

Untuk menjaga berat badan ideal, DPPKB mengimbau masyarakat untuk memantau berat badan secara rutin dengan menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT). "Pemantauan berat badan yang teratur membantu kita untuk segera mendeteksi dan mencegah masalah gizi yang lebih serius," kata Rita.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bandung dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi dan kampanye gaya hidup sehat.

DPPKB berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menerapkan 4 pilar gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif.

"Dengan sosialisasi ini, Pemkot Bandung berupaya memastikan bahwa warga mendapatkan informasi yang benar tentang pentingnya gizi seimbang, serta mendorong perubahan perilaku yang positif demi kesehatan bersama," pungkasnya.***