POJOKSATU.ID- Tindakan tak terpuji oknum bobotoh yang merusak mobil berpelat B saat konvoi perayaan Persib Bandung sebagai juara Liga 1 Indonesia, telah mencederai momentum sejarah yang dicetak Maung Bandung.
Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Machmudin mengatakan, bobotoh seharusnya bersikap dewasa dalam merayakan keberhasilan Persib Bandung.
"Saya agak sedih dengarnya. Harusnya bobotoh beri yang terbaik. Kita harus mengedukasi, supaya tidak sewenang-wenang," kata Bey di bsela pemberian kadeudeuh untuk Persib di Gedung Sate Bandung, pada Selasa malam (4/5).
Baca Juga: Masa Jabatan 282 Kades di Karawang Diperpanjang Menjadi 8 Tahun, 15 Ditangguhkan
Dalam situasi apapun, lanjut Bey, sebisa mungkin harus berjalan sempurna tanpa cela. Demikian pula seperti yang diupayakan Pemprov Jabar, ketika mendapat keluhan atas gangguan di situs Disdik kemarin.
"Harus zero mistake. Seperti PPDB kemarin error. Langsung banyak laporan ke media sosial. Itu kenyataan yang harus kita hadapi. Kami terbuka di media sosial," kata Bey dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.
Baca Juga: Pungli PPDB Online di SMPN 1 Kotabaru Karawang Terungkap, Orang Tua Siswa Diminta Rp200 Ribu
Sementara korban pengerusakan pemecahan kaca mobil, Vivi bercerita pasca terjadi perusakan pada mobilnya. Ia bersama suami usai nonton bareng di wilayah Jalan Pajajaran.
Saat di Jalan Garuda, mobil yang dikendari dihadang oknum bobotoh, dan langsung memecahkan kaca tengah bagian kanan.
"Karena mobil pelat B, dicegat di jalan. Ada yang nyamperin, mukul kaca dan dorong mobil," kata Vivi ***



