POJOKSATU.ID - Mulai 1 September 2025, DPRD menegaskan akan memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui kerja sama dengan para camat dan aparat kewilayahan.

Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menyampaikan, parlemen kota akan lebih intensif hadir di tengah masyarakat.

"DPRD Kota Bandung mendukung penuh langkah Forkopimda menjaga Kota Bandung tetap kondusif di tengah dinamika masyarakat," kata Asep di Balai Kota Bandung.

Baca Juga: Inspirasi Desain Jendela Untuk Rumah Minimalis

“Mulai besok kami akan lebih banyak berkomunikasi dengan warga. DPRD bersama camat dan aparat kewilayahan akan menyampaikan program-program pemerintah secara langsung,” lanjutnya.

Menurut Asep, ada tiga fokus utama yang menjadi perhatian DPRD dalam waktu dekat, yakni:

1. Pengurangan angka pengangguran – dengan mendukung program-program pelatihan kerja, pemberdayaan UMKM, dan kolaborasi dunia usaha.

Baca Juga: Apa Itu Patsus? Aturan dan Tugas Penempatan Khusus dalam Pemeriksaan Kode Etik Polri

2. Peningkatan ekonomi masyarakat – melalui penguatan investasi, fasilitasi pasar lokal, serta penciptaan iklim usaha yang ramah bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

3. Penataan kawasan perkotaan – dengan mendorong perencanaan tata ruang yang lebih baik, mengurangi kawasan kumuh, serta memastikan ruang publik dapat diakses dengan nyaman oleh masyarakat.

“Komunikasi ini penting agar masyarakat mengetahui arah kebijakan pemerintah.

Baca Juga: Daftar Barang Pribadi Ahmad Sahroni Ikut Dijarah Mulai Foto Keluarga hingga Celana Dalam Bermerek

Dengan begitu, kepercayaan publik dapat meningkat, dan stabilitas sosial lebih terjaga,” paparnya.

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov

Langkah DPRD ini diharapkan mampu menjadi jembatan yang memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menghadirkan solusi konkret bagi permasalahan perkotaan di Bandung.