POJOKSATU.ID - Baru-baru ini, Wakil Ketua DPRD Jabar MQ Iswara mengatakan pernyataan yang membuat kegaduhan publik.

Iswara mengungkapkan tunjangan perumahan bagi anggota DPRD Jabar, tak cukup untuk membeli rumah.

Pernyataan politis Partai Golkar ini diucapkan dalam konferensi pers di Gedung DPRD Jabar pada hari Selasa, 9 September 2025.

Baca Juga: Tidak Bisa Buka Pengumuman Kelulusan UKPPPG karena Username dan Password Eror? Begini Cara Mengatasinya!

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa sebagian anggota DPRD Jabar memilih sewa rumah di Bandung.

Menurutnya harga sewa rumah di Bandung mencapai Rp44 juta per bulannya.

Adapun, tunjangan rumah untuk ketua sebesar Rp71 juta, wakil ketua mendapat 65 juta, dan anggota dapat Rp62 juta per bulan.

Baca Juga: Begini Awal Mula Aksi Protes dan Kerusuhan Nepal, 19 Tewas, PM Mundur, Menkeu Diarak, Parlemen Dibakar

Tunjangan tersebut tertera dalam Peraturan Gubernur Jabar Nomor 54 tahun 2021, ditandatangani oleh Ridwan Kamil yang kala itu jadi Gubernur Jabar.

Iswara juga mengungkapkan bahwa hampir semua anggota DPRD memiliki pinjaman di bank daerah.

Dirinya mengaku harus membayar cicilan pinjaman tersebut sebesar Rp45,9 juta per bulannya.

Baca Juga: Kemlu Pastikan WNI di Nepal Aman, Evakuasi Disiapkan Jika Situasi Memburuk

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, Iswara tercatat memiliki utang sebesar Rp2,8 miliar.

Sedangkan total harta kekayaannya yang telah dipotong utang mencapai Rp14,6 miliar.

Menariknya, pria kelahiran Bandung tahun 1968 ini punya 5 aset properti berupa tanah dan bangunan di Bandung.

Baca Juga: Warga Binaan Lapas Nusakambangan Hasilkan Produk Konstruksi Bernilai Eekonomi dengan FABA

Satu di antaranya merupakan tanah warisan yang nilainya mencapai Rp1,9 miliar dan sisanya hasil sendiri.

Selain itu, Iswara juga punya sebidang tanah warisan di Subang dengan nilai Rp5 miliar.

Total aset properti yang terdaftar dalam LHKPN atas namanya sebesar Rp14,3 miliar.

Baca Juga: Usai Sebut Dirinya 'RASUL', Pemimpin Gereja Besar asal Meksiko Terseret Kasus Perdagangan Orang dan Pornografi

Kekayaannya juga tersimpan di garasinya, di antaranya 2 unit mobil Toyota Camry dan 1 unit Alphard.

Ada juga 1 unit motor Yamaha N-Max dan sebuah moge Honda Rabel yang harganya Rp120 juta.

Secara keseluruhan koleksi kendaraan yang didaftarkan dalam LHKPN sebesar Rp1,4 miliar.

Baca Juga: Beban Cicilan Masyarakat Meningkat, Konsumsi Turun Tipis, Tapi Optimisme Konsumen Masih Tinggi

Sumber kekayaannya juga berasal dari harta bergerak Rp100 juta serta kas dan setara kas Rp1,6 miliar.

Kabar terbaru terkait polemik tunjangan perumahan, DPRD Jabar telah menyampaikan hasil evaluasi kepada Kemendagri.***