POJOKSATU.id, Kota Bandung - Menghadapi Idul Fitri 1447 H, sebanyak 701 personil Dinas Perhubungan (Dishub) kota Bandung diturunkan.

"Kita semuanya 701 orang. Iya ada di 36 titik wisata, 42 simpang, ada yang di ACTS, ada juga yang situasional nanti di flyover. Sekarang flyover sudah ada penambahan, Ciroyom dan Nurtanio," jelasnya Kepala Dishub Rasdian Setiadi, di balai kota, Rabu 11 Maret 2026.

Kata Rasdian sesuai surat kesepakatan bersama (SKB) Menteri Perhubungan dengan Korlantas bahwa untuk mudik itu dalam pengaturan lalu lintas berlangsung 14 hari sejak H-7 sampai H+7, tepatnya sejak tanggal 12 Maret sampai tanggal 25 Maret.

Tetapi untuk Dishub kata dia ada penambahannya sampai tahun 29 Maret, karena di prediksi hingga tanggal tersebut terjadi arus balik.

"Yang cukup besar pergerakannya di hari itu sampai 29 ya. Kita sudah mempersiapkan segala sesuatunya ya. Terkait dengan personil, pelaksana pelaksana yang disiapkan oleh dishub. Kebetulan minggu kemarin kita juga sudah menyampaikan rencana pengamanannya pada saat rapat perintah sektoral yang diselenggarakan oleh Polrestabes," jelas Rasdian,

Untuk personil sendiri kata Rasdian, semua bidang dikerahkan, baik bidang angkutan, bidang lalin, SPT, maupun bidang dalop.

Dan terbanyak bidang dalop karena bersingungan dengan pengaturan baik itu disimpang-simpang yang sudah ditentukan, selama mudik maupun arus balik.

"Untuk sarana prasarana yang lain juga kita siapkan, rambu rambu dan sebagainya. Kemudian posko juga kita bergabung dengan kepolisian, kepolisian kan ada beberapa posko tuh. Kita juga ikut di dalamnya. Di posko ada dua orang, kita bagi dua shift. Khusus yang ATCS itu 24 jam, karena harus memonitor," ucapnya.

Masih kata Rasdian, situasi arus lalu lintas, khususnya yang ada di simpang-simpang akan terpantau langsung ke ACTS.

"Kurang lebih dari 67 kamera yang langsung tersambung dengan ACTS, seperti itu. Yang masih manual, ditempatkan petugas," tuturnya.