Psikolog Ima Sri Rahmani Sarankan Istri Jadi ‘Pelacur’ Bagi Suami, Ini Manfaatnya

Dosen UIN Jakarta, Ima Sri Rahmani. (Twitter/@rahmani_ima)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Psikolog Ima Sri Rahmani menyarankan para istri jadi ‘pelacur’ bagi suami untuk menjaga ketahanan rumah tangga.

Menurut Ima Sri Rahmani, hubungan harmonis pasangan suami istri merupakan kunci ketahanan rumah tangga.

BACA: Dosen UIN Jakarta Ima Sri Rahmani Cerita Pengalaman PSK Rajin Mengaji Dan Minta Doa Diberi Pelanggannya Banyak

Salah cara menjaga dan memelihara keharmonisan yakni memenuhi keinginan suami di atas ranjang agar tidak ‘jajan’ di luar rumah.


Ima menceritakan pengalamannya melakukan riset dan praktek kerja S2 UGM di lokasi prostitusi.

Dari pengalaman riset dan praktek kerja itu, Ima mengaku mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman dari para mantan PSK.

“Saya belajar banyak dari mereka (mantan PSK) bagaimana menjadi istri yang baik. Mohon maaf, mungkin saya menyarankan pada para istri, “Jadilah seperti ‘pelacur’ bagi suami anda,” kata Ima dikutip dari akun Twitternya, @rahmani_ima, seperti dilansir Sewaktu.com, Senin (15/11).

Ima menyarankan para istri meniru cara pelacur yang centil, penyabar, penyayang, dan mengikuti keinginan seksual pria.

Menurut Ima, para pelacur memperlakukan pelanggannya dengan baik karena mereka juga berharap mendapatkan suami dan berkeluarga.

“Jadi jagalah suami anda sebaik baiknya. Rawat tubuh anda. Minimal, anda adalah tempat terbaik untuk curhat dan bekeluh kesah,” kata Ima.

Lulusan S2 UGM ini mengatakan laki-laki itu makhluk Allah yang sangat lemah.

“Jadi kita para istri harus membantu mereka supaya kuat,” jelas dosen psikolog UIN Jakarta ini.

Kandidat doktor institute RSCS (Religion, Spiritual, Community and Society) di Fakultas Theology, Université Catholique de Louvain, Belgia ini membeberkan manfaat istri menjadi ‘pelacur’ bagi suami.

“Dengan layanan prima di atas ranjang, kita para istri telah berjuang dan berjihad membawa bahtera keluarga ke arah yang lebih ‘lurus’. Demi anak anak kita. Demi masa depan mereka,” jelasnya.

Ima lantas menyinggung soal prostitusi dan lokalisasi yang sering menjadi perdebatan publik.

Menurutnya, persoalan pelacuran tidak hanya tentang penutupan atau lokalisasi saja.

Ima berharap para PSK diberikan kesadaran secepatnya agar kembali ke jalan yang benar.

Dosen di Fakultas Psikologi UIN Jakarta ini juga berharap agar para pasangan suami istri dijauhkan dari cobaan sulit, seperti yang dialami para PSK.

“Siapapun kita, semoga Allah berikan kehidupan bahagia. Diberikan ujian yang tidak sesulit mereka (PSK). Dań terus doakan mereka mudah-mudahan Allah berikan kesadaran selekas lekasnya. Aamiin,” tandas Ima. (one/sewaktu.com)