Mitos Dan Penyebab Gancet Menurut Medis

Gus Idris mengobati pasangan gancet. Capture video YouTube Gus Idris

POJOKSATU.id, JAKARTA – Video gancet yang memperlihatkan pasangan selingkuh tidak bisa melepaskan organ intim saat berhubungan, viral di media sosial sejak Senin (6/9).

Video tersbeut dibagikan di kanal YouTube GUS IDRIS OFFICIAL dengan judul ‘AZAB BERZINA PASANGAN INI GANCET || K3L4MINY4 GAK BISA LEPAS’.

Gancet adalah kejadian penis tidak dapat ditarik keluar dari dalam vagina ketika melakukan hubungan seksual.

Gancet sering dikaitkan dengan hal-hal mistis. Gancet kerap terjadi pada pasangan selingkuh.


Gancet dianggap sebagai karma bagi pasangan selingkuh karena melakukan hubungan terlarang.

Namun, penyebab gancet bisa dijelaskan secara ilmiah dari sudut pandang medis.

Dikutip dari hellosehat.com, gancet terjadi saat otot-otot panggul bawah wanita berkontraksi sangat kuat atau tertarik ketika penis berada dalam vagina.

Kontraksi tersebut menyebabkan bukaan vagina menyempit. Vagina pun menjadi lebih rapat dan membuat pria kesulitan untuk mengeluarkan penisnya, terutama ketika masih ereksi.

BACA: Pak Lurah Ungkap Identitas Pasangan Gancet yang Bikin Heboh

Kontraksi pada vagina yang menyebabkan penis terjebak saat penetrasi, berhubungan dengan kondisi vaginismus.

Vaginismus terjadi ketika otot-otot di sekitar vagina secara tiba-tiba tertarik saat penetrasi sehingga membuat vagina mengencang dan kaku.

Wanita yang mengalami vaginismus bisa merasakan nyeri pada vagina saat berhubungan seks.

Menurut situs kesehatan dari Britania Raya, NHS, vaginismus bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti:

1. Ketakutan saat berhubungan seks

2. Memiliki trauma atau pengalaman seksual yang buruk

3. Tidak percaya diri saat melakukan hubungan seks

4. Mengalami trauma dari kesehalahan pemeriksaan organ intim

5. Memiliki masalah medis tertentu seperti sariawan kelamin.

Bagaimana Mengatasi Gancet?

Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi gancet sebelum melakukan pertolongan medis.

1. Hindari perasaan panik dan tetap tenang.

2. Harus menenangkan diri masing-masing dengan menarik napas panjang selama beberapa kali.

3. Jangan melakukan apa pun yang bisa menyakiti diri dan pasangan selama hal itu terjadi, misalnya menarik paksa penis keluar dari vagina.

4. Jika dalam beberapa menit hasilnya masih menemui jalan buntu alias belum terlepas juga, maka segera hubungi layanan medis dari dokter mungkin dapat menyuntikkan obat penenang otot pada Anda dan pasangan untuk membantu meringankan kontraksi.

5. Jika kejadian tersebut terulang lagi, segera konsultasikan ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan terkait dengan penyebabnya, mulai dari vaginismus atau masalah aliran darah pada organ seksual. (one/pojoksatu)