Ngeri, PSK Tewas Mengenaskan Usai Layani Tamunya Selama 3 Hari

psk tewas
ilustrasi

POJOKSATU.id, BATAM – Seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) tewas di Batam. Namanya Fira (30), ia ditemuakan tak bernyawa lagi setelah berkali-kali memperpanjang waktu menginap di kamar 203 Wisma Mitra In di kawasan Mitra Mall, Batuaji, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Mayat PSK ini pertama kali ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada Sabtu malam lalu. Warga yang menginap di wisma tersebut dibuat geger oleh penemuan mayat Fira. Mereka keluar berhamburan dari kamar.

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi penyebab PSK tewas karena masih tunggu hasil visumnya. Jenazah korban pun sudah dibawa ke rumah sakit otorita Batam (RSOB) Sekupang, Batam.

PSK tewas diduga lantaran pengaruh berat minuman alkohol. Sebab ditemukan sejumlah kaleng minuman keras di kamar wisma tersebut saat pihak kepolisian melakukan olah TKP.


“Memang korban suka minum dan sering gonta-ganti tamunya selama nginap di wisma itu,” ujar seorang sumber seperti dikutip Haluan Kepri, Senin (8/8/2016).

Disebutkan pula, bahwa dalam tiga hari terakhir, PSK tewas tersebut membawa masuk tamu pria ke kamar wismanya untuk memberi pelayanan seks berbayar yang memang sudah menjadi pekerjaannya.

“Korban terakhir masuk kamarnya pada Sabtu, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Setelah itu dia tak keluar kamar lagi dan sampai ditemukan meninggal semalam,” tuturnya.

Awal penemuan mayat Fira ketika petugas wisma masuk ke kamar hendak menagih tarif sewa wisma. Petugas wisma kaget bukan kepalang melihat wanita malam itu sudah tewas dalam keadaan telentang.

Kanit Reskrim Polsek Batuaji, AKP Muhammad Said membenarkan penemuan mayat tersebut. Ia juga mengatakan kalau PSK tewas itu sudah empat hari menginap di wisma tersebut.

“Sudah empat hari nginap di wisma itu. Bahkan, setiap malam dia harus bayar jika ingin perpanjang lagi, namun pada malam itu petugas menemukan korban sudah tewas pada saat mau menagih biaya sewa kamarnya itu, tapi saat digedor pintu tak dibuka-buka,” ujar Said.

Polsek Batuaji bersama tim Inafis dari Mapolresta Barelang yang melakukan olah TKP tidak mendapati tanda-tanda kekerasan di tubuh PSK tewas itu.

(ril/pojoksatu)