Temukan Adiknya Tewas Tanpa Kemaluan, Ini Kesaksian Mursalin

Polisi tangkap pelaku yang goreng dan makan kemaluan Rudi

POJOKSATU.id, LAMPUNG – Mayat Rudi (25), korban yang kemaluan dipotong, lalu digoreng untuk obat sakit hati, pertama kali ditemukan oleh Mursalin (33), warga Unit II, Banjaragung, Tuba. Mursalin adalah kakak kandung korban.

Saat ditemukan, korban berada di tepi rawa yang mengarah ke Sungai Tuba. Ketika itu, korban masih mengenakan pakaian lengkap berupa baju kaos bergaris, dan celana jeans pendek biru muda.

Kala itu, korban dalam posisi menghadap ke rawa sedangkan kakinya menghadap ke atas perkebunan milik warga.

Penemuan itu langsung dilaporkan pada aparat polisi. Sejumlah anggota langsung ke tempat kejadian perkara dipimpin Kapolsek Kompol Sutana Yusuf dan anggota Opsnal Polsek setempat.


Setelah itu tak lama berselang datang anggota Tim Inafis Polres Tuba dan Polsek Tuba Tengah yang langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara.

Setelah melakukan olah TKP, aparat kemudian membawa jenazah korban Rudi ke Rumah Sakit Umum Daerah Menggala (RSUDM) untuk dilakukan visum.

BACA: Renggut Perawan Istri, Suami Potong dan Goreng Kemaluan Rudi

Menurut Mursalin, sebelumnya dia mendapatkan kabar dari istri korban yang mengatakan bahwa suaminya pada Sabtu pagi (3/10) membawa penumpang ke arah luar dari Bratasena, Tuba.

Sore harinya, istri korban mengaku tidak dapat menghubungi suaminya.

”Tadinya saya dikabarin adik ipar saya sekitar pukul 20.00, Sabtu kemarin. Selanjutnya kami sekeluarga mulai melakukan pencarian. Setelah saya mendapat kabar ada kendaraan Nopol BE-2526-TF yang sesuai dengan milik adik saya, kami langsung turun ke lokasi,” jelasnya.

Karena penasaran, mereka lalu berupaya menyisir sekitar lokasi penemuan mobil terbakar hingga akhirnya menemukan jasad korban sekitar 250 meter dari lokasi.

Sebelum penemuan mayat, warga Tiyuh Penumangan lebih dulu dikejutkan dengan penemuan mobil korban dalam kondisi hangus terbakar.

Desi, seorang buruh penderes karet milik Hi. Deris mengaku melihat mobil Xenia hitam, beriringan dengan satu unit sepeda motor Vixion merah tanpa Nopol melintas di lokasi ketika dia tengah bekerja sekitar pukul 14.00 WIB

Sekitar 15 menit kemudian, Desi mendengar suara letusan empat kali dari arah TKP. Tidak lama berselang, motor Vixion melintas kembali ke arah luar.

”Yang membawa motor orangnya memakai zebo (penutup wajah) sementara yang diboncengnya memakai baju hijau, Mas,” kata seorang warga Penumangan, Nurman menuturkan penjelasan Desi.

BACA: Kemaluan Korban Kami Goreng untuk Obat Sakit Hati

Kapolsek Tuba Tengah, Kompol Sutana Yusuf mengatakan, sebelumnya sekitar pukul 16.00 WIB, Sabtu (3/10) pihaknya mendapatkan laporan penemuan mobil terbakar di area perkebunan karet milik Basri Thaib.

Kapolda Lampung Brigadir Jenderal Edward Syah Pernong mengatakan, Polres Tuba telah membekuk tersangka di kediaman mereka di Kampung Penumangan Baru, Tuba Tengah, Tuba Barat .

“Memang mereka yang berkomplot membunuh Rudi. Mereka ditangkap petugas hanya dalam waktu sepekan,” pungkasnya.

Rudi sendiri dibunuh oleh mantan kekasih Nursiah bersama suaminya Rudi Efendi. Konflik itu terjadi saat Rudi Effendi mengetahui bahwa istrinya itu sudah tidak perawan lagi.

Sehingga mereka secara bersama-sama langsung mengatur strategi untuk membunuh Rudi di dalam mobil. Sadis, selain dibunuh kemaluan Rudi kemudian dipotong dan digoreng.

Menurut pengakuan pelaku kemaluan korban dibawa pulang ke rumahnya, lalu digoreng dan dimakan sebagai obat sakit hati.

(yay/c1/whk/ndi/jpg/pojoksatu)