Jelang Tahun Baru, PSK Asal Maroko Serbu Puncak

Wanita penghibur malam asal Maroko
Wanita penghibur malam asal Maroko
Wanita penghibur asal Maroko

POJOKSATU– Banyaknya wisatawan lokal maupun mancanegara yang menghabiskan malam pergantian tahun di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, menjadi magnet bagi para pekerja seks komersial (PSK) asal Maroko. Mereka memanfaatkan momen malam tahun baru itu untuk menawarkan service nikmat kepada pria hidung belang.

Selain kawasan Puncak, para PSK asal Maroko itu juga  berkeliaran hingga ke Kota Bunga, Cianjur Jawa Barat. Target utama mereka adalah para wisatawan Timur Tengang yang selama ini meramaikan kawasan Puncak dan Cianjur.

Kedatangan mereka telah diendus aparat. Namun, para penjaja seks itu memanfaatkan kawasan perbatasan Cianjur dan Bogor untuk mengelabui aparat. Jika aparat Cianjur melakukan razia, mereka langsung pindah ke Bogor, begitupula sebaliknya.

Kepala Kesbang Kabupaten Cianjur, Tom Danny Gadiat mengatakan akan berkoordinasi dengan Imigrasi dan Pengawas Orang Asing (POA) dalam waktu dekat untuk melakukan razia.


Dia mengatakan, perumahan elite tersebut menjadi target untuk dilakukan razia karena dugaan PSK asal Maroko, banyak tinggal di perumahan tersebut. Tidak menutup kemungkinan, ungkap dia, setelah dilakukan razia dan penangkapan PSK asal Maroko di Cisarua dan Sukabumi, mereka lari ke wilayah Cianjur khususnya Kota Bunga.

“Maka saat ini kami terus mengawasi dan memantau wilayah Cianjur yang dikhawatirkan menjadi tempat migrasi PSK asal Maroko itu. Tapi cuma satu tempat yang sedang kami bidik di Kota Bunga,” katanya.

Namun, tutur dia, untuk melakukan razia, pihaknya masih menunggu keputusan dari kantor imigrasi dan POA. Sehingga, razia harus dilakukan secara bersama-sama termasuk dengan Satpol PP dan kepolisian.

“Kalau ada yang tertangkap tentunya kami akan menyerahkannya ke kantor Imigrasi, seperti beberapa waktu lalu, kami menangkap satu orang PSK asal Maroko, lalu diserahkan ke kantor imigrasi Sukabumi,” katanya.

Selain itu, pihaknya telah melakukan koordinasi untuk mengawasi maraknya PSK dan warga asing menjelang Natal dan Tahun Baru. Hal tersebut untuk menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan nyaman bagi warga Cianjur.

“Pengawasan ini tidak dilakukan hanya menjelang Natal dan Tahun Baru saja, namun pada hari-hari tertentu tetap dilakukan pengawasan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Cianjur Tohari Sastra mengatakan, siap menggelar razia di berbagai tempat hiburan jika memang sudah ada instruksi. Selain untuk mempersempit jaringan penyaluran PSK asal Maroko, termasuk antisipasi maraknya pekerja seks lokal.

“Dalam waktu dekat ini kami akan menggelar razia, meskipun selama ini kegiatan tersebut rutin dilakukan. Kami juga berharap penyakit masyarakat dapat menurun,” katanya. (one)