Sensasi Memegang Awan di Singkawang

Keindahan dari Puncak Rindu Alam, Singkawang, Kalbar. Foto JPNN.com
Keindahan dari Puncak Rindu Alam, Singkawang, Kalbar. Foto JPNN.com
Keindahan dari Puncak Rindu Alam, Singkawang, Kalbar. Foto JPNN.com

POJOKSATU–Masyarakat di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, tidak asing dengan objek wisata Rindu Alam. Objek wisata tersebut menawarkan panorama laut dan alam pegunungan.

Letak Rindu Alam tidak jauh dari Pantai Pasir Panjang. Yakni, sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Singkawang. Untuk masuk ke sana, wisatawan harus melalui kawasan Pasir Panjang. Ada petunjuk berupa spanduk yang terpasang di pinggir jalan. Dengan begitu, pengunjung dipastikan tidak kebingungan. Hanya dengan Rp 25 ribu per orang, wisatawan bisa menikmati wisata alam tersebut.

Hanya dengan satu tiket itu juga, mereka sudah bisa menikmati tiga tempat wisata. Mulai pantai lengkap dengan sunset-nya, kebun binatang, hingga Rindu Alam. Karena kondisi jalannya curam, untuk sampai ke atas, pengunjung harus menyiapkan kendaraanya dengan baik. Untuk sampai ke Rindu Alam, mereka harus melintasi jalan yang penuh tanjakan dan berliku.

Untuk keamanan, rambu-rambu sudah terpasang agar wisatawan lebih berhati-hati saat melintas. Semakin ke atas, jalan semakin berliku dengan tanjakan yang semakin tajam. Namun, semakin ke atas, wisatawan semakin leluasa melihat pemandang alam. Mata mereka akan dimanjakan dengan keindahan alam bak permadani biru dan hijau. Dari atas, mereka juga dapat melihat langsung Kota Singkawang.


Ada beberapa hal yang mungkin tidak diketahui. Kawasan puncaknya sering diselimuti awan pada musim hujan atau menjelang turun hujan. Indahnya, tangan bisa bersentuhan langsung dengan awan tersebut.

Kemudian, wisatawan bisa menikmati dinginnya alam pegunungan mulai pukul 18.00 sampai pagi, terutama pada Agustus–Februari. Tampak pula tiga puncak pegunungan yang menyatu, yakni Gunung Kota, Gunung Besar, dan Gunung Lapis.

Pengunjung juga bisa menikmati indahnya kelap-kelip lampu Kota Singkawang pada malamnya dengan suhu pegunungan yang dingin. Selain itu, mereka bisa menikmati keindahan laut/pulau/gunung di empat kabupaten. Yakni, Kabupaten Mempawah, Bengkayang, Kota Singkawang, dan Kabupaten Sambas.

Agar sampai di puncak, wisatawan harus berjalan kaki menyusuri anak tangga. Di sepanjang anak tangga tersebut, terdapat patung hewan seperti iguana, kodok, kura-kura, dan banteng yang bisa digunakan sebagai tempat berfoto.

Untuk berakhir pekan bersama keluarga, destinasi wisata itu menjadi salah satu pilihan terbaik. Misalnya, seperti yang dilakukan Hartono, warga Kelurahan Roban, Kecamatan Singkang Tengah, Singkawang. ’’Tidak sering, tetapi biasanya akhir pekan bersama keluarga datang ke sini untuk melepas penat dari rutinitas pekerjaan,’’ kata pria yang bekerja wiraswasta tersebut.

Selain itu, disediakan kursi untuk bersantai bersama keluarga. Jika lelah menaiki tangga, wisatawan bisa menikmati laut. Sambil duduk di pendapa, mereka bisa memandang hamparan laut biru serta pulau-pulau kecilnya. ’’Kalau lelah menaiki tangga, kami bisa santai di pendapa sambil melihat laut biru. Suasananya terasa menyenangkan. Apalagi kami tidak hanya bisa melihat laut, tetapi juga hutan yang luas,’’ ungkapnya. (ram/JPNN/c20/diq)