POJOKSATU.id - Sebagian pengguna WhatsApp, khususnya di perangkat iPhone, tengah mengalami masalah pada riwayat obrolan yang muncul tidak berurutan.

WhatsApp mengonfirmasi sedang menangani gangguan tersebut dan menyarankan pengguna segera memperbarui aplikasi ke versi terbaru yang tersedia di toko aplikasi.

Perusahaan menjelaskan bahwa setiap pembaruan aplikasi biasanya membawa perbaikan bug dan peningkatan sistem yang dapat mengatasi berbagai kendala, termasuk masalah tampilan riwayat percakapan.

Baca Juga: HP Lipat Diprediksi Meledak pada 2026, Ponsel Biasa Mulai Kehilangan Daya Tarik

Bagi pengguna yang memiliki cadangan (backup) di iCloud, riwayat obrolan masih dapat dipulihkan dengan cukup mudah.

Sebelum memulai proses pemulihan, pengguna disarankan memastikan bahwa cadangan terakhir memang tersedia.

Caranya, buka menu Pengaturan, kemudian pilih Obrolan dan masuk ke Cadangan Obrolan.

Baca Juga: Tertarik Jadi Ahli Pertanahan? Kenali 4 Jurusan Politeknik Agraria STPN, Kampus Kedinasan di Bawah Kementerian ATR BPN

Jika pencadangan berhasil dilakukan sebelumnya, akan terlihat informasi mengenai waktu serta ukuran cadangan terakhir.

Setelah memastikan cadangan tersedia, pengguna dapat menghapus aplikasi WhatsApp, menginstalnya kembali, lalu melakukan verifikasi nomor telepon dan Apple ID.

Selanjutnya pilih menu Pulihkan Riwayat Chat untuk mengembalikan percakapan yang tersimpan di iCloud.

Dalam beberapa kondisi, WhatsApp dapat meminta pengguna melakukan verifikasi identitas melalui kode SMS atau panggilan telepon sebagai lapisan keamanan tambahan, terutama jika verifikasi dua langkah maupun cadangan terenkripsi belum diaktifkan.

Baca Juga: Rahasia Top Notes, Middle Notes, dan Base Notes pada Parfum, Ini Cara Memilih Aroma yang Cocok untuk Cuaca Indonesia

Bagi pengguna yang telepon lamanya hilang atau rusak, riwayat percakapan juga dapat dipulihkan melalui cadangan iCloud selama menggunakan nomor telepon yang sama.

Sementara itu, apabila tidak memiliki cadangan di layanan cloud, WhatsApp masih menyediakan opsi memindahkan riwayat obrolan langsung dari perangkat lama ke perangkat baru, selama kedua perangkat masih dapat diakses.

Pengguna Android memiliki mekanisme pencadangan yang berbeda.

WhatsApp menyediakan fitur backup menggunakan Akun Google sehingga seluruh riwayat percakapan dapat disimpan secara otomatis maupun manual.

Baca Juga: Cek 4 Rekomendasi Laptop untuk Pelajar 2026, Performa Andal untuk Belajar hingga Kelas Online

Untuk mengaktifkannya, pengguna dapat membuka menu Pengaturan, memilih Chat, kemudian masuk ke Cadangan Chat dan menentukan Akun Google yang akan digunakan.

Setelah itu, pengguna dapat memilih jadwal pencadangan, mulai dari harian hingga hanya saat tombol Cadangkan ditekan.

WhatsApp juga menyediakan fitur cadangan terenkripsi secara end-to-end.

Dengan fitur ini, data cadangan mendapat perlindungan tambahan menggunakan kata sandi atau kunci enkripsi 64 digit sehingga hanya pemilik akun yang dapat mengaksesnya.

Baca Juga: BMKG Ungkap Es Abadi Papua Tinggal Hitungan Bulan, Indonesia Terancam Kehilangan Warisan Langka

Namun, WhatsApp mengingatkan bahwa perusahaan tidak menyimpan isi percakapan pengguna di server mereka.

Karena itu, WhatsApp tidak dapat membantu memulihkan, mentransfer, maupun menghapus chat secara langsung apabila pengguna tidak memiliki cadangan.

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat memulihkan data.

Nomor telepon yang digunakan untuk membuat cadangan harus sama dengan nomor yang dipakai saat proses pemulihan.

Baca Juga: Gerhana Matahari Total Terlama Segera Terjadi, Siang Berubah Gelap Lebih dari 6 Menit

Selain itu, iPhone maupun akun iCloud harus memiliki ruang penyimpanan yang cukup agar proses berjalan lancar.

WhatsApp juga menjelaskan bahwa pesan yang dikirim atau diterima setelah waktu pencadangan terakhir tidak dapat dipulihkan. Video hanya akan ikut dikembalikan apabila sebelumnya pengguna mengaktifkan opsi Sertakan Video saat membuat cadangan.

Pengguna juga perlu memperhatikan masa aktif akun.

Jika akun WhatsApp tidak digunakan selama 120 hari, akun dapat dihapus sehingga pengguna harus mendaftar kembali sebagai pengguna baru.

Baca Juga: Patroli Gabungan TNI-Polri Sisir Tiga Kecamatan di Karawang, Miras dan Kerumunan Pemuda Jadi Sasaran

Meski demikian, riwayat percakapan masih bisa dipulihkan apabila cadangan di iCloud tetap tersedia.

Kehilangan riwayat percakapan memang bisa membuat panik, apalagi jika berisi informasi penting.

Karena itu, membiasakan melakukan pencadangan secara berkala menjadi langkah sederhana yang dapat menyelamatkan data ketika perangkat mengalami masalah atau harus diganti di kemudian hari.***