POJOKSATU.id - Dalam beberapa kurun waktu terakhir, masyrakat Indonesia tengah dihebohkan dengan menjamurnya virus pinjaman online (Pinjol), pasalnya para nasabahnya pun menembus semua kalangan, tak terlepas bagi para pemuda atau biasa disebut Gen Z.

Menurut data yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa sebanyak 60 persen pinjaman fintech peer to peer (P2P) pinjol disalurkan ke nasabah anak muda berusia 19-34 tahun atau didominasi oleh Gen Z dan X.

Biasanya para Gen Z, menggunakan uang hasil pinjolnya itu, untuk memenuhi gaya hidup, seperti, menonton konser musik, liburan dan mengikuti tren kekinian atau sering dikenal FOMO.

Baca Juga: Hati-Hati! Ini Dia Daftar Pinjol Ilegal yang Sudah Diblokir Satgas PASTI

Jika kondisi ini terus dibiarkan maka pinjol akan memberikan pengaruh buruk terhadap masa depan para Gen Z.

Guna menanggulangi virus pinjol yang kian menjamur, terkhusus dikalangan para Gen Z, maka perlu adanya beberapa tips yang bisa dilakukan.

Dan berikut beberapa tips jitu, yang bisa dilakukan oleh para Gen Z, agar tidak terjerat kedalam Pinjol, simak informasinyasampaiberes!

Baca Juga: Waspada! Dampak Buruk Terlilit Utang Pinjol, Gangguan Kesehatan Mental Salah Satunya

1. Melepaskan diri dari FOMO

Hindari mengambil keputusan keuangan karena ikut-ikutan, baik dalam hal pengeluaran maupun investasi.

Dan yang terpenting, adalah membuat rencana keuangan, para Gen Z harus mengetahui penghasilan yang didapatkan, tetapkan anggaran, dan identifikasi prioritas keuangan ,dengan rencana yang jelas.

2. Kembangkan Pengetahuan Keuangan

Salah satu cara terbaik untuk menghindari terjerat pinjol adalah dengan meningkatkan pengetahuan keuangan.

Pelajari tentang manajemen uang, investasi, dan cara mengelola keuangan secara efektif.

Menghindari terjerat pinjol memerlukan disiplin dan pengelolaan keuangan yang bijak.

Baca Juga: Elon Musk Banting Setir Jadi Bisnis Pinjol, Siap Ganggu Dominasi Akulaku?

3. Tingkatkan Kemampuan Soft Skill

Meningkatkan kemampuan soft skil mungkin bisa menjadi pilihan yang bijak bagi para Gen Z guna menghindari pinjol.

Sebab dengan kemampuan soft skil, para Gen Z, bisa meraup keuntungan tanpa perlu melakukan transaksi pinjol.

Dewasa ini kemampuan soft skil seperti, menulis, design grafis, public speaking, banyak dibutuhkan oleh beberapa perusahaan tanpa terikat kontrak.

Sehingga, dengan meningkatkan beberap soft skill tersebut, para Gen Z bisa mendapatkan uang.

Beberapa tips diatas, sangat recommended, bagi para Gen Z, agar tidak terjerat pinjaman online (Pinjol).

Dan satu hal yang perlu diingat, bahwa pinjol bukan solusi jangka panjang, dan keuangan Anda lebih berharga daripada pinjaman instan.***