POJOKSATU.id - Penelitian yang dilakukan oleh tujuh studi dari University of Limerick, Irlandia, menyimpulkan bahwa jalan kaki selama 2 menit setelah makan bisa turunkan kadar gula darah.

Selain bisa turunkan kadar gula darah, jalan kaki 2 menit setelah makan juga bisa mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Temuan dari penelitian tersebut menyarankan waktu optimal untuk melakukan jalan kaki selama 2 menit yang bisa turunkan kadar gula darah adalah 60 hingga 90 menit setelah makan.

Penelitian ini juga menunjukkan berjalan kaki selama 2 menit bahkan lebih, dengan intensitas ringan sudah bisa menghasilkan penurunan yang signifikan dalam kadar gula darah.

Baca Juga: Mengisi Waktu Liburan Akhir Tahun dengan Olahraga, Inilah Manfaat dan Latihan Gym Bagi Pemula

Apabila seseorang mampu meluangkan waktu untuk berjalan lebih lama, akan lebih baik untuk kesehatan.

Istirahat berdiri yang terputus-putus sepanjang hari dan setelah makan dapat mengurangi glukosa rata-rata sebesar 9,51% dibandingkan dengan duduk dalam waktu lama.

Namun, berjalan kaki dengan intensitas ringan yang terputus-putus sepanjang hari menunjukkan penurunan glukosa yang lebih besar, sebesar 17,01% dibandingkan dengan duduk dalam waktu lama.

Hal ini menegaskan bahwa beralih dari istirahat duduk lama ke istirahat berdiri dan berjalan ringan sepanjang hari dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam menurunkan kadar glukosa.

Baca Juga: Perlu Dipahami! Lakukan 6 Tips Ini untuk Mencegah Cedera Saat Olahraga

Jika seseorang berjalan-jalan sebentar setelah makan, gula darah mereka akan mengalami kenaikan dan penurunan secara bertahap.

Kadar insulin mereka akan lebih stabil dibandingkan dengan kondisi berdiri atau duduk.

Menjaga agar gula darah tetap stabil merupakan hal baik untuk kesehatan, karena lonjakan besar dan penurunan yang cepat dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes dan penyakit jantung.

Gerakan bisa membantu membersihkan gula dari aliran darah karena memiliki dampak positif terhadap metabolisme glukosa.

Setelah makan, glukosa dilepaskan ke dalam aliran darah, menyebabkan lonjakan kecil dalam kadar gula darah.

Baca Juga: Jangan Overtraining! Ini 5 Risiko Serem Buat Kesehatanmu Jika Olahraga Secara Berlebihan

Meskipun lonjakan kecil ini tidak normal, menjaga kadar gula darah sangat penting dalam mengelola diabetes.

Glukosa diperlukan oleh otot untuk menjalankan fungsinya.

Oleh karena itu, gerakan membantu mengeluarkan gula dari aliran darah.

Dengan keterlibatan otot secara aktif selama berjalan, otot akan menyerap kelebihan glukosa yang ada dalam aliran darah.

Tentu, untuk mencapai hasil optimal dalam menurunkan kadar gula darah, diperlukan peningkatan aktivitas fisik.***