POJOKSATU.ID- Kerja berlebihan ternyata juga dapat menyebabkan hidup menjadi tidak sehat. Apalagi jika kebanyakan lembur dan begadang di setiap hari nya.

Inilah yang terjadi pada seorang karyawati asal China. Perempuan bernama Ouyang Wenjing ini terkena Overwork Obesity.

Ouyang Wenjing mengalami kegemukan akibat selalu kerja melebihi batas waktu. Dalam waktu yang terbilang singkat, berat badannya naik hingga 20 kg.

Ouyang bercerita lewat platform media sosial Xiaohongshu bahwa berat badannya bertambah dari 60 kg menjadi 80 kg setelah satu tahun bekerja.

Wanita 24 tahun ini tidak menerangkan dengan detail situasi kantor maupun jenis pekerjaannya, dia hanya menyebut bahwa tugas-tugas kantornya merupakan 'bencana' bagi kesehatan mental maupun fisiknya.

Ouyang mengatakan selama setahun bekerja, dia sering kali lembur, shift kerja tak teratur dan memesan makanan online sebebasnya.

Baca Juga: Emosi Tanggapi Pengakuan Stefan William Menikahi Ria Andrews sejak 2022, Celine Evangelista : Lu Kristen Bukan Islam, Enggak Bisa Nikah Siri

Rutinitas itu membuatnya stres hingga beralih ke makanan tidak sehat untuk mengatasinya.

Wanita asal provinsi Guangdong ini memang mudah menggemuk dan sempat memiliki berat badan 105 kg, sebelum akhirnya berhasil menurunkan bobot hingga 45 kg dalam waktu empat tahun.

Namun pekerjaannya yang sekarang telah menyabotase usaha kerasnya untuk memiliki berat ideal, karena dia kembali mengalami kenaikan berat badan.

Apa Itu Overwork Obesity?
Overwork obesity adalah istilah yang merujuk pada peningkatan berat badan akibat pola kerja yang berlebihan atau overworking.

Ketika seseorang bekerja terlalu lama atau dalam lingkungan yang sangat stres, kebiasaan sehat seperti berolahraga, makan seimbang, dan tidur yang cukup sering terabaikan.

Baca Juga: Kisah Tragis Nia Kurnia Sari: Tak Malu Berjualan Gorengan dan Ngojek, Demi Bisa Membeli Mimpi Namun Terkubur

Hal ini bisa menyebabkan penambahan berat badan yang tidak sehat, yang dikenal dengan istilah overwork obesity.

Pola kerja yang berlebihan sering kali menyebabkan kebiasaan buruk seperti makan tidak teratur, mengkonsumsi makanan cepat saji, dan kurang bergerak.

Ketika seseorang berada di bawah tekanan atau kelelahan, mereka cenderung mencari kenyamanan dalam makanan, terutama makanan tinggi gula dan lemak. Ini adalah penyebab utama yang membuat overworking menjadi faktor penyebab obesitas.

Penyebab utama overwork obesity mencakup gaya hidup yang tidak seimbang, termasuk:

Waktu kerja yang panjang
Kurangnya aktivitas fisik
Konsumsi makanan yang tidak sehat
Stres kronis
Kurang tidur
Obesitas akibat overworking dapat berdampak serius pada kesehatan fisik dan mental. Kondisi ini bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti:

Penyakit jantung
Diabetes tipe 2
Hipertensi
Depresi
Kelelahan kronis
Salah satu penyebab utama overwork obesity adalah stres. Ketika seseorang stres, tubuh memproduksi hormon kortisol yang dapat meningkatkan nafsu makan dan menyebabkan penyimpanan lemak di area perut. Stres yang tidak terkendali dapat memperparah kondisi obesitas dan memperburuk kesehatan secara keseluruhan.

Orang yang bekerja terlalu banyak sering kali mengabaikan pola makan sehat. Mereka mungkin melewatkan sarapan, makan siang cepat dengan makanan tidak sehat, dan mengkonsumsi camilan tinggi gula atau lemak saat bekerja. Pola makan seperti ini berkontribusi langsung pada penambahan berat badan yang berlebihan.

Pekerjaan yang menuntut waktu lama di depan komputer atau meja mengurangi kesempatan untuk bergerak. Kurangnya aktivitas fisik ini mengurangi jumlah kalori yang dibakar tubuh, sehingga kalori yang masuk melalui makanan akan disimpan sebagai lemak.

Kurangnya tidur juga menjadi faktor utama dalam overwork obesity. Tidur yang tidak cukup mengganggu metabolisme tubuh, memperlambat proses pembakaran kalori, dan meningkatkan nafsu makan. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang kurang tidur cenderung mengkonsumsi lebih banyak kalori dan makanan tidak sehat.

Bekerja lembur sering kali membuat seseorang makan larut malam. Makanan yang dikonsumsi pada malam hari cenderung tidak terbakar dengan baik karena metabolisme melambat saat tidur. Akibatnya, kalori yang tidak terbakar ini disimpan sebagai lemak.

Cara mengatasi untuk hidup sehat
1. Pentingnya Tidur yang Cukup
Tidur yang cukup dan berkualitas adalah salah satu cara untuk mencegah overwork obesity. Tidur yang baik membantu mengatur hormon yang mengontrol nafsu makan dan metabolisme, sehingga mencegah kelebihan berat badan.

2. Mengatur Pola Makan yang Seimbang
Untuk mencegah obesitas akibat overworking, penting untuk mengatur pola makan yang seimbang. Makanlah makanan yang kaya akan serat, protein, dan lemak sehat. Hindari makanan olahan dan cepat saji yang tinggi gula dan lemak jenuh.

3. Menghindari Makan Berlebihan saat Stres
Makan berlebihan saat stres adalah salah satu kebiasaan yang perlu dihindari. Sebagai gantinya, temukan cara lain untuk mengatasi stres, seperti berolahraga, berbicara dengan teman, atau melakukan hobi yang disukai.

4. Aktivitas Fisik di Tempat Kerja
Meskipun memiliki pekerjaan yang menuntut, tetaplah aktif secara fisik. Lakukan peregangan di tempat kerja, berjalan-jalan sebentar saat istirahat, atau gunakan tangga daripada lift. Aktivitas sederhana ini dapat membantu membakar kalori dan mencegah penambahan berat badan.

5. Menetapkan Batasan Pekerjaan
Menetapkan batasan kerja yang sehat juga penting. Jangan biarkan pekerjaan mengambil alih seluruh waktu dan kehidupan Anda. Jaga keseimbangan antara pekerjaan dan waktu untuk diri sendiri agar terhindar dari stres dan kebiasaan tidak sehat.

6. Mendapatkan Dukungan dari Rekan Kerja
Dukungan dari rekan kerja juga dapat membantu mencegah overwork obesity. Ajak rekan kerja untuk makan siang sehat bersama atau berjalan-jalan singkat saat istirahat. Dengan dukungan sosial, Anda akan lebih mudah menjalani gaya hidup sehat.

7. Menciptakan Lingkungan Kerja Sehat
Ciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesehatan. Bawalah camilan sehat ke kantor, seperti buah-buahan atau kacang-kacangan, dan hindari makanan tidak sehat di meja kerja. Jika memungkinkan, usulkan program kebugaran di tempat kerja.

8. Membuat Jadwal Olahraga
Membuat jadwal olahraga yang teratur adalah cara yang efektif untuk mencegah overwork obesity. Olahraga tidak hanya membantu membakar kalori, tetapi juga meredakan stres dan meningkatkan kualitas tidur.

9. Mengatur Porsi Makan
Mengatur porsi makan adalah salah satu cara penting untuk mencegah obesitas. Makanlah dalam porsi yang seimbang, dan hindari makan berlebihan, terutama saat bekerja lembur atau di bawah tekanan.

10. Mengganti Makanan Tidak Sehat dengan Alternatif Sehat
Mulailah mengganti makanan tidak sehat dengan alternatif yang lebih sehat. Misalnya, ganti camilan keripik dengan buah segar atau sayuran. Pilihan makanan sehat ini akan membantu menjaga berat badan tetap ideal.

11. Menggunakan Waktu Istirahat dengan Bijak
Manfaatkan waktu istirahat dengan bijak. Gunakan waktu ini untuk berjalan-jalan singkat, melakukan peregangan, atau bahkan meditasi singkat untuk meredakan stres.

13. Mengurangi Konsumsi Makanan Cepat Saji
Makanan cepat saji sering kali menjadi pilihan saat bekerja terlalu sibuk. Namun, makanan ini tinggi kalori dan rendah nutrisi. Mengurangi konsumsi makanan cepat saji akan membantu menjaga berat badan dan kesehatan secara keseluruhan.

14. Pentingnya Asupan Air Putih
Air putih adalah kunci untuk menjaga hidrasi dan kesehatan tubuh. Minumlah air putih secara teratur, dan hindari minuman manis yang tinggi kalori.

15. Mengatur Waktu Kerja dengan Baik
Mengatur waktu kerja dengan baik dapat membantu mencegah overwork obesity. Buatlah jadwal kerja yang memungkinkan waktu istirahat dan olahraga agar tidak terlalu fokus pada pekerjaan.

16. Berkonsultasi dengan Ahli Gizi
Jika Anda kesulitan mengelola berat badan karena overworking, berkonsultasilah dengan ahli gizi. Mereka dapat memberikan saran diet yang sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan kesehatan Anda. ***