POJOKSATU.id — Banyak orang yang ingin menurunkan berat badan sering kali bingung menentukan jenis olahraga yang paling efektif dilakukan.
Dua pilihan yang paling umum biasanya adalah angkat beban dan lari.
Keduanya sama-sama populer karena dinilai mampu membantu membakar kalori sekaligus menjaga kebugaran tubuh.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Jakarta Job Fair 2026 Digelar 19-20 Mei, Ada Ribuan Lowongan
Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah, sebenarnya lebih efektif mana antara angkat beban atau lari untuk membantu menurunkan berat badan?
Pada dasarnya, kedua jenis olahraga tersebut memiliki manfaat yang berbeda.
Lari atau jogging dikenal sebagai olahraga kardio yang efektif membakar kalori dalam waktu relatif singkat.
Semakin tinggi intensitas dan durasi lari, semakin banyak energi yang digunakan tubuh.
Baca Juga: Terima Undangan Piala Presiden 2026, Manajemen PSMS: Kami Berharap Bisa Ikut Andil
Tidak heran jika banyak orang memilih lari sebagai olahraga utama ketika ingin cepat menurunkan angka timbangan.
Selain membantu membakar lemak, aktivitas ini juga baik untuk menjaga kesehatan jantung, meningkatkan stamina, serta membantu tubuh terasa lebih bugar.
Meski demikian, hanya mengandalkan lari tanpa latihan kekuatan memiliki sejumlah kekurangan.
Baca Juga: Relationship Modern Makin Rumit? Ini Arti Ghosting, Breadcrumbing, Red Flag hingga Situationship
Dalam beberapa kondisi, tubuh tidak hanya kehilangan lemak, tetapi juga massa otot, terutama jika pola makan tidak diperhatikan.
Di sisi lain, angkat beban memiliki manfaat berbeda.
Latihan ini membantu membangun sekaligus mempertahankan massa otot saat tubuh sedang mengalami penurunan berat badan.
Keberadaan otot penting karena membantu tubuh membakar lebih banyak kalori, bahkan ketika sedang beristirahat.
Baca Juga: Sering Curhat di Media Sosial? Ini Dampak Oversharing yang Jarang Disadari
Karena itu, banyak orang yang rutin latihan beban mungkin tidak mengalami penurunan angka timbangan secara drastis, tetapi perubahan bentuk tubuh sering kali terlihat lebih jelas.
Lingkar tubuh mengecil, badan terasa lebih kencang, dan komposisi tubuh menjadi lebih baik.
Lalu, mana yang lebih efektif?
Jika tujuan utama adalah membakar kalori dengan cepat, lari bisa menjadi pilihan yang cukup efektif.
Baca Juga: Mengenal Pesta Babi Suku Muyu di Papua, Tradisi Adat yang Sarat Makna Kebersamaan dan Syukur
Namun, bila ingin mengurangi lemak sekaligus membentuk tubuh agar lebih proporsional, angkat beban sering kali memberikan hasil yang lebih optimal dalam jangka panjang.
Meski begitu, banyak pelatih kebugaran menyarankan kombinasi keduanya.
Latihan beban dapat membantu menjaga massa otot, sementara lari atau kardio membantu meningkatkan pembakaran kalori.
Baca Juga: Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Sebagai langkah awal, pemula bisa mencoba latihan beban ringan sebanyak tiga hingga empat kali seminggu, lalu ditambah jalan cepat atau jogging ringan selama 20–30 menit beberapa kali dalam seminggu.
Tidak kalah penting, pola makan tetap menjadi faktor utama dalam proses penurunan berat badan.
Pada akhirnya, olahraga terbaik adalah olahraga yang bisa dilakukan secara konsisten.
Sebab, hasil penurunan berat badan umumnya tidak hanya ditentukan oleh jenis olahraga, tetapi juga kebiasaan hidup sehat secara keseluruhan.***




