POJOKSATU.id - Bunga matahari (Helianthus annuus L.) telah lama menjadi salah satu bunga paling populer di dunia, baik sebagai tanaman hias maupun sebagai penghasil minyak.

Tanaman semusim dari keluarga kenikir-kenikiran (Asteraceae) ini memiliki karakteristik bunga majemuk yang tersusun dari ratusan hingga ribuan bunga kecil pada satu bongkol.

Salah satu perilaku khas bunga matahari adalah heliotropisme, yaitu kemampuannya untuk mengikuti pergerakan matahari, meskipun sifat ini tidak ada pada kultivar yang digunakan untuk produksi minyak, guna mengoptimalkan hasil.

Bunga matahari menjadi simbol nasional Ukraina dan bunga resmi negara bagian Kansas, Amerika Serikat.

Tanaman ini dapat tumbuh hingga 3 sampai 5 meter, dengan daun tunggal lebar dan batang yang biasanya dipenuhi rambut kasar.

Baca Juga: TREN Tanaman Herbal, Kunyit, Rimpang Serbaguna dengan Segudang Manfaat Kesehatan

Bunganya tersusun dalam dua tipe, yaitu bunga tepi berwarna kuning cerah yang steril dan bunga tabung yang fertil serta menghasilkan biji. Penyerbukan bunga matahari dibantu oleh serangga, terutama lebah madu.

Tanaman ini dapat memperoleh keuntungan fotosintesis yang lebih banyak, sekitar 10 persen, berkat pergerakan bunga mengikuti matahari.

Bunga matahari menghasilkan buah kurung (achene) yang sering disangka bijinya, padahal biji sesungguhnya terletak di dalam dan terlindung oleh tempurung yang keras.

Dalam hal budidaya, bunga matahari dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan kegunaannya: penghasil minyak, pakan ternak, tanaman hias, dan kuaci.

Bunga matahari dapat hidup di daerah subtropis dan tropis hingga ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini tumbuh optimal pada tanah dengan pH 6,5 hingga 7,5, dengan suhu pertumbuhan 22 hingga 30 derajat Celsius dan sinar matahari penuh.

Baca Juga: TREN Tanaman Herbal, Kembang Sepatu, Segudang Manfaat bagi Kecantikan dan Kesehatan, Begini Cara Mengolahnya

Penyerbukan bunga ini menggunakan polinator lebah untuk menghasilkan biji berkualitas. Varietas bunga matahari sangat beragam, dengan lebih dari 400 spesies yang dikembangkan sebagai tanaman hias.

Tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah yang subur, lembap, serta memiliki drainase yang baik untuk tumbuh optimal.

Baca Juga: TREN Tanaman Herbal, Daun Antanan, Tumbuhan Tropis Kaya Manfaat, Teruji Ribuan Tahun dalam Pengobatan Tradisional dan Modern

Manfaat bunga matahari telah dikenal luas dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari kecantikan hingga pertanian.

Minyak bunga matahari, yang mengandung vitamin E dan antioksidan tinggi, banyak digunakan untuk perawatan kulit dan rambut. Sejak zaman Yunani dan Romawi kuno, minyak ini sudah dipakai untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah penuaan.

Dalam bidang pertanian, daun bunga matahari yang kering dimanfaatkan sebagai pupuk hijau karena kandungan kalium yang tinggi, yang bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan tanaman. Selain itu, daun bunga matahari juga digunakan sebagai pakan ternak, dan di luar negeri bahkan digunakan sebagai makanan burung.

Bunga matahari juga memiliki manfaat untuk kesehatan. Rebusan bunga matahari dapat digunakan untuk mengatasi sakit kepala, rematik, dan keputihan.

Baca Juga: TREN Tanaman Herbal di Rumah, Rosemary, Penghias Taman Berkhasiat yang Mudah Dirawat, Begini Cara Menanam di Rumah

Caranya, cukup dengan merebus kepala bunga matahari dan menempelkannya pada bagian yang sakit. Akar dan daun beluntas, tapak liman, serta daun seribu segar dapat dicampurkan untuk mengatasi keputihan.

Biji bunga matahari mengandung 48 persen minyak, yang dapat diolah menjadi minyak untuk berbagai kebutuhan. Kuaci, atau biji bunga matahari, biasanya dijual mentah atau setelah dipanggang dengan atau tanpa garam dan bumbu.

Biji bunga matahari juga digunakan untuk membuat roti khas Jerman, Sonnenblumenkernbrot, yang terbuat dari campuran biji bunga matahari dan tepung gandum hitam.

Baca Juga: Jenis Ramuan Herbal Paling Efektif Dipercaya Atasi Bau Mulut, Nggak Perlu Minder Lagi!

Selain itu, minyak bunga matahari digunakan untuk memasak, membuat margarin, biodiesel, dan bahkan sabun.

Biji bunga matahari juga kaya akan protein, karbohidrat, serat, serta lemak, dan mengandung berbagai vitamin dan mineral penting seperti vitamin E, B1, B3, B6, asam folat, magnesium, seng, tembaga, fosfor, dan zat besi.***