POJOKSATU.id — Angka kecelakaan sepeda motor di Indonesia masih tinggi.

Salah satu penyebabnya, menurut Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, adalah sedikitnya pengendara yang mengikuti kursus safety riding di awal pengalaman berkendara.

“Kenapa kecelakaan banyak terjadi, terutama sepeda motor di jalan raya?"

"Karena saya yakin sekali seluruh pengguna sepeda motor di Indonesia pertama kali bisa bawa motor tidak ada yang melalui kursus,” ujar Agus.


Belajar Otodidak, Minim Pengetahuan

Kebanyakan pengendara motor langsung belajar secara otodidak di jalan raya.

Baca Juga: Tidak Perlu Kursus, Belajar Bahasa Asing Otodidak di Rumah juga Bisa kok, Ini Trik dan Kuncinya

Akibatnya, mereka minim pengalaman dan belum memahami teknik dasar.

Padahal, kata Agus, safety riding seharusnya menjadi tahap awal sebelum benar-benar berkendara di jalan umum.

Syarat ikut kursus ini pun cukup mudah.

Peserta minimal mampu menjaga keseimbangan dengan sepeda, serta berusia mulai 16 tahun.

Baca Juga: Ubah Ponsel Android Lama Jadi CCTV Rumah, Begini Caranya

Materi awal mencakup teknik dasar berkendara, seperti cara mendorong motor, naik-turun motor, hingga melepas standar samping maupun tengah dengan benar.

“Ada teknik khusus supaya motor yang berat pun jadi ringan saat didirikan. Itu semua diajarkan di kursus,” jelas Agus.


Teknik yang Diajarkan di Kursus Safety Riding

Peserta akan mendapatkan berbagai materi praktik, seperti:

- Teknik pengereman lurus.
- Teknik figure 8.
- Latihan manuver zigzag.
- Simulasi tikungan.
 Latihan keseimbangan.

Program ini tersedia dalam beberapa tingkatan: dasar, menengah, andal, big bike, hingga pelatihan khusus komunitas, perusahaan, dan instansi pemerintah.

Durasi kursus pun fleksibel, bisa singkat maupun intensif.


Dukungan Honda dengan Safety Riding Center

Sebagai produsen motor, Honda mendukung program ini dengan menghadirkan sembilan safety riding center di berbagai kota.

Baca Juga: Mulai Banyak yang Cari, Ini Rekomendasi 7 Kursus Coding Gratis untuk Pemula, Bisa Belajar Online dari Rumah

Pusat pelatihan ini bisa memfasilitasi pengguna, terutama pemula, untuk belajar motor mulai dari nol.

“Khusus di wilayah Jakarta dan Tangerang, tempatnya ada di kantor saya di Jatiuwung, Tangerang.

Kemudian ada di Medan, Riau, Bandung, Surabaya, dan di beberapa kota lainnya,” terang Agus.

Menariknya, Honda juga memiliki pusat kursus safety riding terbesar se-Asia yang berlokasi di Deltamas, Cikarang.

Baca Juga: LCU UNJ, Lembaga Bahasa dengan Kursus hingga Tes Sertifikasi Internasional

Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya kursus safety riding untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android dan Versi iOS

Channel Whatsapp Pojoksatu.id serta Fanpage Edugov

Baca informasi menarik lainnya dari penulis Reizka Kemala Nazar 

Semoga informasi tentang kursus safety riding ini bermanfaat, ya.***