POJOKSATU.id - Keunikan tempat jelang perayaan Imlek mulai dicari warga untuk mengenal berbagai budaya dan tradisi etnis Tionghoa.

Salah satu lokasi unik itu adalah Sleeping Budha di Kabupaten Bogor.

Patung Sleeping Buddha di Vihara Buddha Darma & 8 Pho Sat di Bogor ini merupakan salah satu Patung Budha Tidur terbesar di Indonesia.

Sebelumnya, wisatawan Indonesia harus pergi ke Thailand untuk melihat patung Sleeping Buddha tersebut. Kini, cukup pergi ke Kampung Jati RT 002/06, Desa Tonjong, Kecamatan Tanjung Halang, Bogor.

Patung Sleeping Buddha Bogor dibangun pada tahun 2010 dan menjadi daya tarik bagi wisatawan karena wujudnya yang sangat besar, memiliki panjang 18 meter dan tinggi 4,75 meter.

Baca Juga: Bukan di Myanmar Atau Ancol, Taman Lumbini Punya Pagoda Emas Tertinggi dan Jembatan Gantung di Kaki Gunung yang Indah

Patung Budha ini terlindungi oleh atap bangunan Vihara dan berwarna emas, dengan posisi tangan kanan menopang kepala, seolah-olah sedang tidur.

Di sebelahnya, terdapat deretan miniatur Buddha duduk di dalam lemari kaca. Miniatur-miniatur ini adalah bentuk penghargaan bagi para donatur vihara.

Menurut beberapa sumber patung ini sebenarnya bukan dalam posisi tidur, melainkan menggambarkan Buddha dalam posisi meditasi menghadap ke kanan.

Posisi ini dianggap sebagai posisi terbaik untuk jantung karena tidak memberikan beban.

Pemahaman lainnya adalah Patung Buddha Berbaring menggambarkan posisi Buddha saat menjelang kematian ketika memasuki nirwana.

Karena itu, patung ini juga disebut Buddha Maha Paranibbana karena menggambarkan detik-detik wafatnya Buddha Gautama.

Baca Juga: Keunikan Vihara Dewi Kwan Im Palembang Berusia 291 Tahun, Ada Makam Ju Sin Kong Panglima Beragama Islam

Proses pembangunan vihara ini memakan waktu sekitar 8 bulan. Selama pembangunan, para pekerja harus menjalani pola makan vegetarian untuk membersihkan energi negatif dalam tubuh mereka.

Patung Buddha Berbaring Vihara Buddha Dharma dan 8 Pho Sat ini merupakan yang terbesar di Indonesia dan satu-satunya di Jawa Barat.

Untuk mengunjungi Patung Buddha Berbaring Vihara Buddha Dharma dan 8 Pho Sat Bogor ini, terdapat beberapa cara transportasi yang dapat dipilih, termasuk naik motor, bus, angkutan kota, dan kereta api.

Untuk menuju Vihara Buddha Dharma dan 8 Pho Sat dari titik PWRI atau Makam Giri Tama setelah turun dari angkutan kota nomor 06 tujuan Parung - Bogor, terdapat dua pilihan, yaitu berjalan kaki atau naik ojek.

Baca Juga: Namanya Curug Bandung, Tapi Lokasinya di Karawang, Kini Jadi Spot Wisata Hidden Gem Air Terjun Paling Sempurna

Jika memilih berjalan kaki, waktu yang dibutuhkan sekitar 20 menit dengan jarak sekitar satu kilometer.

Jika Anda memilih untuk naik ojek, pastikan bernegosiasi terlebih dahulu mengenai biaya perjalanan dengan pengemudi ojek.

Pengunjung juga tidak dikenakan biaya masuk saat berkunjung. Pemeliharaannya lebih difokuskan pada kebersihan.***