POJOKSATU.id,-- TCL Air Conditioner (AC) mengadakan kunjungan pers eksklusif bagi media terkemuka dari Indonesia ke TCL Air Conditioner Wuhan Intelligent Manufacturing Base.
Kunjungan ini memberikan akses langsung ke pusat inovasi dan produksi AC tercanggih kelas dunia, sekaligus menegaskan keseriusan TCL dalam menggarap pasar Indonesia dan produk terlaris di Indonesia.
"Kami sangat bangga TCL Fresh Air AC berhasil meraih posisi nomor 1 di dunia. Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan kekuatan inovasi teknologi kami, tetapi juga komitmen kami untuk menghadirkan udara yang lebih segar, sehat, dan pintar bagi setiap rumah tangga di dunia," kata CEO TCL Indonesia, Evan Tang dalam keterangannya, Jumat (17/10/2025).
Baca Juga: PNM Raih Global Microfinance & Female Empowerment Award 2025
Pabrik di Wuhan, yang diresmikan pada 28 Maret lalu, merupakan bukti nyata komitmen TCL terhadap manufaktur cerdas dan ramah lingkungan.
Dengan investasi sebesar 3,42 miliar yuan dan area seluas 585 mu (sekitar 1.000 hektar), basis produksi ini dirancang sebagai fasilitas terdepan yang mengintegrasikan manufaktur cerdas, R&D teknologi, logistik pintar, dan aplikasi digital.
Sementara itu General Manager TCL AC, Xin’an Li menegaskan, sejak resmi memasuki industri pendingin udara pada tahun 1999, TCL Air Conditioning telah dengan berani mengeksplorasi teknologi dan pasar.
Tak hanya itu, Li Xin'an juga menyoroti tiga masalah utama yang sering dihadapi pengguna AC dan bagaimana TCL mengatasinya.
Baca Juga: 3 Tempat Wisata Hits dan Instagramable di Kota Serang, Cocok Buat Healing Akhir Pekan
"Dalam penggunaan sehari-hari, pengguna biasanya menghadapi tiga masalah utama terkait AC,” katanya.
Pertama, mereka khawatir dengan kualitas udara dan kesehatan. Kedua, mereka khawatir dengan efisiensi energi dan konsumsi daya.
Ketiga, mereka khawatir dengan integrasi teknologi dan fitur baru yang memenuhi kebutuhan yang sebelumnya belum terpenuhi.
Selain jalur produksi, delegasi media Indonesia juga diajak menjelajahi laboratorium canggih di pabrik ini, di mana setiap produk AC TCL diuji untuk memenuhi standar kualitas global.
Proses pengujian dimulai dari simulasi termodinamika untuk mengoptimalkan desain, dilanjutkan dengan serangkaian pengujian ketat seperti uji kinerja, kebisingan, dan daya tahan.
Proses ini tidak berhenti setelah produksi massal. Sampel produk dari jalur produksi diuji secara acak di laboratorium kendali mutu untuk memastikan konsistensi dan standar kualitas yang tinggi.
"Kami memiliki tata letak yang jelas untuk pasar Indonesia," ucap Mr Li.
Lebih lanjut, kata dia, TCL telah melokalisasi produksi AC residensial di Indonesia dan tengah mempertimbangkan untuk melakukan hal yang sama pada produk komersial.
"Ini adalah langkah strategis kami dalam menghadapi lanskap perdagangan internasional yang kompleks. Dengan memproduksi secara lokal, kami dapat menyediakan produk yang lebih berkualitas dan hemat biaya untuk masyarakat Indonesia," ujarnya.
Diketahui, produk andalan TCL di Indonesia saat ini adalah Gentle Cool Pro Series, yang diluncurkan pada Agustus 2025.
AC ini dirancang khusus untuk pasar Indonesia dengan fitur-fitur seperti konektivitas WiFi, teknologi AI+inverter hemat energi, aliran udara lembut, dan filter kesehatan 6-in-1, menawarkan pengalaman yang ditingkatkan secara menyeluruh bagi pengguna.***




