POJOKSATU.id – Bayangkan, kamu berjalan menyusuri hamparan pasir putih halus, air laut bening membiru, bebatuan granit besar berdiri gagah — dan angin laut membawa aroma segar tropis sambil menggoda pelan.

Nah, itu lah sensasi yang menanti kamu di Tanjung Kelayang, Pulau Belitung — destinasi yang pantas jadi tujuan liburan akhir tahunmu yang bikin hati jadi melayang.

Gampang Dijangkau

Tanjung Kelayang terletak di Kecamatan Sijuk, sekitar 27 km dari pusat kota Tanjung Pandan.

Jika kamu mendarat di bandara utama di Belitung, perjalanan darat ke pantai ini biasanya memakan waktu sekitar 30–45 menit dengan kendaraan.

Baca Juga: UT Perluas 700 Titik SALUT, Bantu 2,5 Juta Lulusan SMA dan SMK yang Nyaris Gagal Kuliah

Jalan menuju ke sana sudah beraspal mulus, sehingga perjalanan terasa nyaman, baik menggunakan mobil sewaan maupun motor.

Setelah sampai, pantai dan pelabuhan kecil di Tanjung Kelayang jadi titik awal ideal untuk menjelajah pulau-pulau sekitar lewat kapal wisata — cocok untuk kamu yang suka petualangan laut alias island hopping.

Tropis, Eksotis dan Memikat

Setibanya di pantai, hal pertama yang bakal bikin terpana adalah pasir putih lembut dan air laut jernih berpadu warna biru kehijauan — sempurna untuk bermain air atau sekadar bersantai menikmati pemandangan.

Laut di Tanjung Kelayang tergolong tenang, jadi aman untuk berenang ataupun snorkeling bagi pengunjung berbagai usia.

Baca Juga: Candi Borobudur: Warisan Dunia dan Surga Sejarah, Tahun Demi Tahun Jadi Saksi Pergantian Waktu

Yang membuatnya makin khas: keberadaan bebatuan granit besar dan formasi granit unik.

Ada batu yang disebut populer sebagai Batu Garuda — susunan batu granit alami yang menyerupai kepala burung, jadi semacam ikon alam di pantai ini.

Dari sisi pantai timur, bibir pantai panjang dengan pasir putih memungkinkan berjalan santai atau berenang dengan nyaman.

Kalau berjalan ke utara sekitar 300 meter dari bibir timur — kamu bakal menemukan gugusan bebatuan granit dan area laut berbatu, memberikan kombinasi unik pasir, batu, dan laut.

Sisi barat pantai menawarkan pemandangan berbeda: lebih banyak batu granit dan pemandangan pulau-pulau kecil agak jauh dari bibir pantai — cocok banget untuk menikmati matahari terbenam (sunset), terutama dari puncak batu granit di ujung semenanjung.

Baca Juga: Wakatobi, Akhir Tahun di Lorong Surga Bawah Laut Indonesia, Biarkan Penatmu Lepas di Sini!

Tak hanya itu: dari pantai kamu bisa melaju dengan kapal wisata ke pulau‑pulau terdekat — salah satunya Pulau Lengkuas — untuk snorkeling, menyelam, menikmati laut lepas, dan mengeksplor terumbu karang serta kehidupan bawah laut.

Fasilitas dan Kenyamanan

Karena Tanjung Kelayang termasuk dalam KEK Tanjung Kelayang (Kawasan Ekonomi Khusus pariwisata), pengembangan fasilitas wisata di kawasan ini terus berjalan.

Pengunjung bisa menemukan restoran atau warung makan sederhana yang menyajikan hidangan khas Belitung — terutama seafood segar dan makanan lokal seperti ikan kuah kuning, mie Belitung, dan berbagai pilihan laut tangkapan.

Ada juga fasilitas dasar seperti area parkir, layanan kapal wisata (dengan perahu/paket island hopping).

Tentu saja ada layanan penginapan — dari homestay atau guesthouse, hingga resort atau hotel yang sudah dibangun untuk memenuhi kebutuhan wisatawan.

Baca Juga: Kemenpar Siapkan 65 Paket Wisata untuk Dongkrak Pergerakan Wisatawan di Libur Nataru 2025

Ramah Kantong

Masuk ke kawasan pantainya biasanya murah meriah: tiket masuk ke pantai Tanjung Kelayang dipatok sekitar Rp 8.000 per orang.

Untuk parkir, biaya relatif kecil — sekitar Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

Kalau kamu ingin island hopping — misalnya ke Pulau Lengkuas, Pulau Kelayang, atau pulau‑pulau kecil lain di sekitar — penyewaan kapal tersedia.

Tarif bisa dinegosiasikan tergantung jumlah penumpang dan lama trip.

Dengan harga segitu, liburan ke pantai tropis dengan pemandangan alam menakjubkan bukan mimpi mahal — cocok untuk berbagai kalangan wisatawan.

Baca Juga: BREAKING! Pengumuman Seleksi Substantif PPG 29 November 2025! Peserta Bersiap Masuk Tahap Wawancara

Ada Kesempatan Seru

Meski tak selalu ada acara tahunan besar yang rutin disebut publik di pantai ini, status KEK membuat potensi untuk acara liburan akhir tahun dan Tahun Baru makin terbuka — misalnya lewat paket wisata, island hopping, atau event lokal di hotel/resort sekitar.

Kamu bisa merancang liburan santai: berenang, jalan‑jalan di pantai saat sunrise atau sunset, snorkeling, menikmati seafood segar, atau sekadar bersantai di tepi laut sambil menunggu pergantian tahun dengan gemerlap langit tropis — suasana sederhana tapi magis.

Kalau menginap di hotel atau resort di kawasan KEK, kamu bisa menikmati fasilitas tambahan, seperti makan malam, musik ringan, atau acara kecil di akomodasi, tanpa harus jauh dari pantai.

Baca Juga: Solusi Honorer Database! Peserta CPNS yang Gagal Bisa Diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu, Ini Penjelasan BKN

KEK dan Pariwisata Berkelanjutan

Sejak diresmikan sebagai KEK, Tanjung Kelayang telah menjadi bagian dari upaya transformasi Belitung dari ekonomi tambang ke pariwisata yang berkelanjutan.

Total area seluas sekitar 324,4 hektare disiapkan untuk pengembangan wisata, investasi, dan pelestarian lingkungan.

Pengembangan ini mencakup perbaikan infrastruktur, akses transportasi, layanan wisata profesional, serta berbagai fasilitas agar pengalaman wisata makin nyaman tanpa mengorbankan keindahan alam.

Tanjung Kelayang terasa seperti undangan alam untuk berhenti sejenak dari hiruk‑pikuk kota.

Laut jernih, pasir putih, batu granit nan dramatis, pulau‑pulau kecil, dan suasana tropis yang tenang — semua tampak bergandengan, menunggu kamu hadir dengan suitcase dan jiwa petualang.

Baca Juga: Danau Toba, Ketika Liburan Akhir Tahun Selalu Kembali di Sini, Destinasi Istimewa dan Permata Sumatera Utara

Karena itu, di 2025 — saat banyak destinasi wisata di seluruh Indonesia bersaing — Tanjung Kelayang tampil sebagai salah satu destinasi prioritas nasional.

Jadi, kalau kamu ingin liburan akhir tahun yang santai, eksotis, dan tetap nyaman — pantai dan kawasan di sini layak banget masuk daftar rujukan. ***