POJOKSATU.ID- Salah satu aspek yang sering luput namun sangat berpengaruh terhadap kesan visual dan kenyamanan adalah panjang leher dan garis leher (neckline) yang kita kenakan.

Menyesuaikan potongan baju dengan bentuk leher bukan hanya soal estetika, tetapi juga kenyamanan dan rasa percaya diri.

Dengan memahami bentuk tubuh sendiri, kamu bisa menonjolkan kelebihan dan menyamarkan bagian yang kurang proporsional.

Cara Mengukur Panjang leher

Sebelum menentukan gaya yang cocok, kamu perlu tahu dulu seberapa panjang lehermu. Cara mengukurnya mudah, kok! Siapkan pita ukur fleksibel dan berdirilah tegak.

Baca Juga: Kado Akhir Tahun 2025 untuk Guru! Cek Jadwal Pencairan TPG Triwulan IV dan Tambahan 100 persen Gaji di Sini!

Letakkan pita di pangkal leher, tepat di bawah jakun untuk pria atau di bawah tulang rahang untuk wanita.

Lilitkan perlahan ke sekeliling leher tanpa menarik terlalu kencang. Catat hasilnya dalam sentimeter.
Jika lehermu tampak menyatu dengan bahu atau jaraknya pendek dari dagu ke bahu, kamu memiliki short neck.

Jika jarak antar keduanya cukup jauh dan terlihat jenjang, kamu termasuk long neck. Langkah sederhana ini membantu kamu mengenali karakter tubuh dan menjadi dasar untuk memilih model pakaian yang lebih sesuai.

Short Neck Friendly: Tampil Anggun dengan Sentuhan Ringan

Bagi kamu yang memiliki leher pendek, kunci utamanya adalah menciptakan ilusi supaya leher terlihat lebih panjang.

Baca Juga: Gaji DPR Capai Rp65 Juta per Bulan, Sahroni Diskors 6 Bulan Tanpa Gaji, Tapi Nanti Ngalir Lagi! Cek Faktanya

Potongan garis leher yang terbuka dapat membantu menonjolkan area dada dan leher agar tampak lebih jenjang.

Model yang cocok untuk short neck, antara lain:

V-neck atau scoop neck, menciptakan garis vertikal yang “memanjangkan” tampilan leher.
Kerah terbuka atau wrap top, memberi ruang visual di bagian atas tubuh sehingga tidak terlihat menumpuk.

Motif vertikal atau warna polos lembut, membantu menyalurkan fokus ke bawah tubuh, bukan hanya di area leher.

Sebaliknya, hindari model seperti turtleneck, mock neck, atau kerah tinggi karena bisa membuat leher terlihat semakin pendek.

Baca Juga: Waspada! Pemotongan Tunjangan ASN Daerah, Siapa yang Kena dan Kenapa Terjadi?

 Long Neck Friendly: Seimbangkan Tampilan Eleganmu

Untuk kamu yang memiliki leher panjang, fokusnya adalah menyeimbangkan proporsi agar tidak terlihat terlalu jenjang.

Leher panjang punya kelebihan, yakni bisa bereksperimen dengan lebih banyak model!

Model yang cocok untuk long neck, antara lain
Crew neck, boat neck, atau high neck sweater, dapat membantu “mengisi” area leher agar terlihat proporsional.

Blazer atau jaket berkerah tinggi, menambah struktur di sekitar leher tanpa membuatnya kaku.
Aksesori choker atau syal tipis, dapat memberi sentuhan gaya yang elegan sekaligus menyeimbangkan bentuk leher.

Namun, hindari potongan V-neck yang terlalu dalam, karena justru bisa menonjolkan panjang leher berlebihan dan membuat tampilan terlihat tidak seimbang.

Baca Juga: Transformasi ASN Indonesia, UU Baru Buka Peluang Karier Setara untuk PNS & PPPK

Mengetahui panjang leher mungkin terdengar sepele, tapi dalam dunia fashion, detail kecil ini justru bisa menciptakan perbedaan besar.

Dengan menyesuaikan potongan baju berdasarkan bentuk leher, kamu tak hanya tampil lebih modis, tapi juga lebih percaya diri.

Fashion sejatinya bukan tentang mengikuti tren, melainkan tentang memahami diri sendiri dan tahu cara terbaik untuk menonjolkan keunikanmu.***