POJOKSATU.id — Tidak sedikit orang yang mengaku tidak suka minum air putih atau air mineral.
Padahal, kebiasaan ini bisa membawa dampak serius bagi kesehatan tubuh jika berlangsung dalam jangka panjang.
Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air, sehingga kebutuhan cairan harian menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.
Baca Juga: Rahasia Rumah Adem Tanpa Boros Listrik, Ini Keuntungan Pasang Aluminium Foil di Atap
Jika asupan cairan tidak terpenuhi dengan baik, tubuh akan mengalami dehidrasi yang berdampak pada berbagai fungsi organ.
Kondisi dehidrasi tidak hanya ditandai dengan rasa haus, tetapi juga bisa memicu kelelahan, pusing, hingga menurunnya kemampuan konsentrasi.
Dalam jangka panjang, kekurangan cairan dapat mengganggu kinerja organ vital dalam tubuh.
Baca Juga: Cara Investasi di Bibit untuk Pemula, Modal Rp10 Ribu Sudah Bisa Cuan
Menurut World Health Organization, menjaga keseimbangan cairan tubuh sangat penting untuk mempertahankan fungsi fisiologis yang optimal.
Kekurangan cairan dapat memengaruhi berbagai sistem dalam tubuh, termasuk sistem saraf dan metabolisme.
Selain itu, kurang minum air putih juga berisiko mengganggu kesehatan ginjal.
Organ ini membutuhkan cairan yang cukup untuk membantu proses penyaringan zat sisa dari dalam darah.
Baca Juga: Tips Investasi Sederhana untuk Anak Muda, Modal Kecil Bisa Cuan di Masa Depan
Jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi, risiko terbentuknya batu ginjal hingga infeksi saluran kemih bisa meningkat.
Hal ini juga sejalan dengan penjelasan dari National Kidney Foundation yang menyebutkan bahwa asupan cairan yang cukup berperan penting dalam menjaga fungsi ginjal dan mencegah gangguan kesehatan terkait.
Tak hanya itu, sistem pencernaan juga dapat terdampak.
Kurangnya cairan dalam tubuh dapat menyebabkan proses pencernaan menjadi lebih lambat, sehingga memicu sembelit atau konstipasi.
Baca Juga: Cuma Sampai Jam 2 Siang! Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Senin 27 April
Sementara itu, dari sisi fungsi otak, kekurangan cairan bahkan dalam tingkat ringan dapat memengaruhi suasana hati, fokus, dan daya ingat.
Kondisi ini tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi.
Mengutip Harvard Medical School, hidrasi yang baik berperan penting dalam menjaga performa kognitif dan kestabilan emosi seseorang.
Baca Juga: Resmi! PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah, Ini Dampaknya
Lebih jauh lagi, kebiasaan tidak minum air putih sering kali digantikan dengan konsumsi minuman manis atau berkafein.
Jika dilakukan terus-menerus, hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit seperti obesitas, diabetes tipe 2, hingga gangguan jantung.
Oleh karena itu, penting untuk mulai membiasakan diri memenuhi kebutuhan cairan harian.
Baca Juga: Wujudkan Aksi Peduli Lingkungan Penanaman Mangrove Lewat Kompetisi Sepeda
Jika tidak terbiasa dengan air putih, kamu bisa menyiasatinya dengan mengonsumsi buah yang tinggi kandungan air, air infus dengan tambahan buah, atau makanan berkuah sebagai alternatif.
Namun demikian, air putih tetap menjadi pilihan terbaik karena tidak mengandung kalori dan lebih mudah diserap oleh tubuh.
Dengan menjaga asupan cairan yang cukup setiap hari, tubuh dapat bekerja lebih optimal dan risiko berbagai gangguan kesehatan pun bisa diminimalkan.***




