POJOKSATU.id - Belum banyak orang yang tahu bahwa di daerah Cibinong, Kabupaten Bogor ada wisata edukasi menarik, Animalium Cibinong.
Animalium Cibinong merupakan salah satu fasilitas riset milik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang berlokasi di Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno BRIN, Cibinong.
Fasiltas riset milik BRIN lainnya selain Animalium Cibinong ada juga sarana eduwisata berupa beberapa kebun Raya, seperti Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibinong, Kebun Raya Purwodadi, dan Kebun Raya Bali.
Diresmikan pada 5 Juli 2023 oleh Megawati Sukarnoputri, selaku Kepala Dewan Pengarah BRIN, Animalium Cibinong merupakan science centre pertama di Indonesia.
Konsep wisata Animalium Cibinong ini adalah memadukan wisata dan belajar sambil bermain.
Selain sebagai wahana edukasi, Animalium Cibinong juga digunakan untuk melakukan riset satwa-satwa liar.
Jadi di dalam Animalium Cibinong itu, terdapat museum satwa dan juga satwa-satwa yang hidup.
Bedanya Animalium Cibinong dengan wisata lainnya adalah satwa-satwa liar di Animalium Cibinong ini selain diteliti oleh para periset, juga dirawat dan ditampilkan kepada pengunjung sebagai bahan pembelajaran.
Di tempat ini terdapat museum satwa dan juga satwa-satwa yang hidup.
Bahkan ada pula taman luar ruangan yang mirip dengan habitat aslinya dan berisi hewan aslinya.
Ada ratusan koleksi satwa liar di Animalium Cibinong, mulai dari aves (burung), pisces (ikan), herpetofauna (reptil), invertebrata (serangga), hingga mamalia.
Animalium Cibinong membagi tiap ruangan yang menariknya, masing-masing dihadirkan patung peraga satwa sesuai kelompoknya, sehingga seolah hidup seperti vibes di film Night At The Museum. Tipis-tipislah.
Lengkapnya, di Animalium Cibinong ini memiliki 5 lobi, 5 exhibit, dan 5 kandang burung aviary.
Untuk aviary itu, terdapat kandang yang sama persis dengan habitat aslinya, ada forest floor, river stream, bird of prey, dan macam-macam lainnya.
Tempat ini menjadi suaka margasatwa yang mampu menampung beragam jenis hewan.
Pengunjung dapat melihat berbagai hewan unik yang jarang ditemui di dalam kehidupan sehari-hari.
Seperti burung langka, landak, kura-kura dan berbagai jenis reptil serangga.
Baca Juga: Wisata Galeri Indonesia Kaya di Jakarta Usung Konsep Edukasi Seni dan Digital
Asiknya lagi, pengunjung dapat memperoleh pengetahuan melalui teknologi layar sentuh.
Selain itu, kamu juga bisa melihat sejumlah jenis satwa yang diperagakan secara langsung.
Jika masuk ke Animalium Cibinong, setiap pengunjung yang masuk kan mendapatkan paket buku dan alat tulis.
Total paket edukasi berkeliling wahana Animalium Cibinong selama 2,5 jam sampai dengan 3 jam.
Setiap kelompok atau orang yang berkunjung bakal didampingi oleh pemandu edukasi.
Begini gambaran detail fasilitas yang bisa kamu saksikan saat keliling di Animalium Cibinong.
1. Edukasi Binatang Liar
Di sini, kamu dapat memperoleh informasi mengenai berbagai macam hewan, termasuk berbagai jenis burung, mamalia, reptil, dan bahkan hewan liar.
Hal yang menarik adalah pengelola telah menyediakan meja deskriptif dan layar edukasi yang sangat canggih.
Oleh karena itu, tak heran jika destinasi wisata ini sangat menarik untuk dikunjungi.
2. Aula Aves
Di Hall of Aves, pengunjung dapat langsung berinteraksi dengan berbagai jenis burung.
Tempat ini menjadi arena belajar yang sangat baik untuk memahami aspek-aspek ilmiah mengenai burung, mulai dari habitat, telur, struktur tubuh, jenis makanan, dan informasi lainnya.
Selain itu, di luar area tersebut, beberapa burung dipelihara dalam sangkar, termasuk spesies burung hantu.
Ini memberikan pengalaman mendalam untuk melihat dan memahami secara langsung kehidupan dan karakteristik unik dari berbagai burung yang ada.
Baca Juga: Artala Agro Eduwisata Bogor, Banyak Taman Edukatif dan Spot Foto Bikin Takjub Pikiran Jadi Segar
3. Aula Mamalia
Di Aula Mamalia, pengunjung dapat memperoleh pengetahuan mengenai perbedaan antara monyet, kera, dan manusia.
Area ini menyajikan replika orang utan, yang dilengkapi dengan foto rontgen dari kerangkanya untuk memberikan wawasan lebih mendalam.
Selain itu, terdapat juga replika pesut mahakam, yang merupakan jenis mamalia air.
Seluruhnya menciptakan pengalaman pembelajaran yang menyeluruh mengenai ragam mamalia, termasuk perbandingan dan kontrast antarjenis serta fokus pada adaptasi dan keunikan masing-masing.
4. Aula Invertebrata
Aula Invertebrata menampilkan beragam replika hewan, termasuk jenis hewan tanpa tulang punggung.
Salah satu hal yang paling menarik adalah kehadiran banyak replika kupu-kupu di sini.
Pengunjung dapat mengenali berbagai jenis kupu-kupu dengan memperhatikan pola sayap dan ukurannya.
Dengan latar belakang kupu-kupu berwarna-warni dan berbagai ukuran, Aula ini menjadi spot foto yang sangat instagramable.
Selain kupu-kupu, terdapat juga replika kalajengking di sini, menambah keberagaman dan keunikan koleksi hewan tanpa tulang punggung yang dipamerkan.
5. Balai Ikan (fish hall)
Bagi mereka yang memiliki ketertarikan mendalam terhadap kehidupan bawah laut, Fish Hall di Animalium merupakan kunjungan yang tak boleh dilewatkan.
Di sini, pengunjung akan menemui berbagai jenis ikan yang dipamerkan, memberikan kesempatan untuk memperluas pengetahuan tentang ragam ikan.
Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat melihat struktur tulang di tubuh ikan, memberikan wawasan lebih mendalam tentang anatomi dan karakteristik unik dari setiap jenis ikan yang dipamerkan.
Fish Hall di Animalium menjadi destinasi ideal bagi para penggemar kehidupan laut dan penyelidikan lebih lanjut mengenai makhluk-makhluk yang menghuni dunia bawah laut.
6. Balai Herpetofauna
Istilah herpetofauna mungkin kurang dikenal oleh sebagian orang.
Namun, ternyata herpetofauna merujuk pada kelompok binatang melata, yang meliputi amfibi dan reptilia.
Di area ini, terdapat banyak kandang yang menampung ular hidup, dirancang dalam bentuk akuarium tertutup.
Penting untuk dicatat bahwa pengunjung tidak diperbolehkan membuka kandang ini, karena sebagian besar isinya adalah ular berbisa dan berbahaya.
Hal ini diimplementasikan untuk menjaga keamanan pengunjung dan menjelaskan mengapa pemahaman tentang istilah herpetofauna dan kebijakan tertentu di area ini menjadi penting.
Baca Juga: Air Terjun Tumpak Sewu, Hidden Gem Asal Lumajang yang Megah Menakjubkan, Berani Lawan Niagara
Selain berupa museum hewan sekaligus kebun binatang mini, fasilitas lain yang ada di Animalium Cibinong ini juga sangat canggih dan keren.
Untuk dapat menunjang fasilitas Edukasinya, pihak pengelola menyediakan sebuah monitor layar sentuh yang sangat canggih sebagai alat pembelajaran.
Animalium buka setiap hari, kecuali hari Senin, pukul 9 pagi hingga 5 sore. Khusus hari Senin dilakukan perawatan (maintenance) untuk satwa dan lingkungan.
Sebagai wahana edukasi, Animalium tidak menjual tiket masuk layaknya kebun binatang.
Animalium menawarkan beragam paket edukasi. Untuk Edukasi Mandiri Umum pada hari kerja, pengunjung dapat memanfaatkan kesempatan belajar dengan biaya Rp 75.000.
Sementara itu, bagi yang lebih suka menghabiskan waktu di akhir pekan, paket ini tersedia dengan harga Rp 85.000.
Pada hari kerja, paket ini ditawarkan dengan harga Rp 95.000, sementara pada akhir pekan biayanya adalah Rp 100.000.
Untuk pengunjung usia sekolah yang ingin mendapatkan pengalaman edukasi yang lebih mendalam, tersedia paket Edukasi Mandiri Usia Sekolah.***




