POJOKSATU.id - Parfum saat ini bukan hanya dipakai oleh kalangan dewasa atau kalangan elit saja, melainkan sudah mendominasi disemua kalangan baik anak-anak, remaja, bahkan lansia.
Parfum yang memiliki daya tarik aroma kuat dapat memberikan kesan relaksasi dan kesegaran.
Akan tetapi parfum yang mengandung zat Chloro Fluoro Carbon (CFC) dapat merubah ozon menjadi oksigen.
Hal ini membuat parfum menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam Global Warming dan penipisan lapisan ozon.
Baca Juga: Ulang Tahun ke-30, J-Hope Kirim Surat untuk ARMY dari Wajib Militer, Siapkan Kado untuk Fans
Sebuah studi yang dilakukan tim peneliti dan pemerintah Amerika Serikat, berargumen bahwa bukan hanya kendaraan bermotor saja yang menyebabkan pencemaran udara.
Akan tetapi parfume yang sehari-hari digunakan dapat menyebabkan polusi udara setara emisi gas buang mobil.
Riset digagas oleh pakar dari Universitas Colorado Melalui studi yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat, Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (NOAA).
Chloro Fluoro Carbon (CFC) adalah senyawa utama yang berkontribusi merusak ozon, CFC tidak beracun sangat stabil bahkan aman untuk dihirup karena itu CFC digunakan untuk parfum.
Baca Juga: Klinik Arini Dental Care Karawang Dituduh Tidak Profesional dalam Pelayanan Pasien
Oleh sebab itu penting buat para pengusaha menciptakan parfum ramah lingkungan terbuat dari parfum yang tidak mengandung alkohol dan tidak menggunakan CFC agar mengurangi pemakaian parfum.
Beberapa bahan kimia yang paling umum pada parfum adalah etanol, asetaldehida, benzaldehida, benzil asetat, a-pinene, aseton, benzil alkohol, etil asetat, linalool, a-terpinene, metilen klorida, oksida stirena, sulfat dimethyl, a-terpineol, kapur barus, dan limonene.
Dan tidak semua bahan kimia yang terdapat diparfum aman bagi tubuh kita.
melainkan ada bahan yang jika digunakan berlebih dapat menyebabkan bahaya, misalnya etanol yang dapat menyebabkan peradangan pada mata dan bagian atas sistem pernapasan, pusing, penglihatan yang kabur.
Baca Juga: Suzuki Hadirkan Banyak Promo saat IIMS 2024
Pada kandungan fenol dapat menyebabkan gangguan sistem saraf dan kanker.
Selain itu pada kandungan aseton dapat mengganggu sistem saraf pusat, kekeringan mulut dan tenggorokan, hilang keseimbangan, dan tidak sadarkan diri.***
Artikel ini ditulis oleh Syawal Gilang Cahyadi dengan judul "Sering Pakai Parfum? Kenali CFC Pada Parfum Bisa Rusak Lingkungan."



