POJOKSATU.id - Saat ingin tidur Sebagian individu terkhsusus para Gen Z, seringkali memikirkan suatu hal secara berlebihan atauoverthinking.
Istilah Overthinking sendiri menggambarkan kondisi para Gen Z yang kerap memikirkan hal-hal sepele secara berlebihan, sehingga mengganggu kondisi tubuh saat mau tidur.
Overthinking sendiri biasanya terjadi pada malam hari ketika para Gen Z akan tertidur.
Pasalnya, ada berbagai hal yang Anda pikirkan dan tak sejalan dengan bayangan, seperti deadline tugas, hal yang terjadi di media sosial, atau bahkan masa depan.
Overthinking saat mau tidur, memberikan dampak negatif bagi kesehatan para Gen Z, baik secara mental maupun fisik.
Baca Juga: Hati-Hati! Sering Tidur Terlalu Larut Malam? Ini Bahayanya Bagi Tubuh
Kondisi Overthinking mampu membuat insting para Gen Z tak bekerja secara maksimal dan bisa berujung pada keputusan yang salah.
Namun para Gen Z tenang saja, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tidak terjebak dalam situasi overthingking saat mau tidur, simak selengkapnya!
1. Mengucapkan kata berulang-ulang
Ragam masalah dan solusi masalah tidur yang kerap dialami banyak orang Salah satu solusi awal untuk mengatasi overthinking sebelum tidur adalah membalap pikiran mengganggu itu atau disebut penindasan artikulasi.
Caranya pun mudah, Anda hanya perlu mengucapkan kata dengan cepat, biasanya 3-4 kali per detik.
Sebuah teori psikologi mengatakan bahwa mengucapkan kata membutuhkan lebih banyak kekuatan mental daripada hanya memikirkannya.
Baca Juga: Energi Terkuras? Ini 8 Alasan Kamu Terus Mengantuk Walau Sudah Cukup Tidur
Hal tersebut tentu menyebabkan pemblokiran pikiranintrusiveyang asli.
Pilihlah kata-kata yang tidak memiliki makna emosional bagi diri Anda.
Selain itu, Anda juga menambahkan visualisasi, seperti bentuk segitiga atau persegi.
Hal itu juga berguna jika pikiran yang mengganggu Anda memiliki komponen visual.
Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah menghitung mundur dari 1000 dalam lompatan tertentu. Misalnya, 1000, 993, 986 dan seterusnya.
Baca Juga: Sulit Terlelap di Malam Hari? Ikuti 5 tips Ini untuk Atur Pola Tidur yang Berantakan
2. Menerima Pikiran yang Masuk
Meski terdengar aneh, tidak melakukan apa pun terhadap pikiran yang mengganggu Anda bisa menjadi strategi yang sangat efektif untuk mengatasinya.
Kuncinya adalah menerima bahwa Anda tidak dapat tidur tanpa mengkhawatirkan implikasinya atau mencoba melawan pikiran Anda sendiri.
Dengan begitu, dampak dari pikiran yang mengganggu tersebut menjadi tumpul sehingga tak bisa membuat Anda sulit tidur.
3. Buat Kasur Menjadi Lebih Nyaman
Kesalahan yang masih kerap dilakukan banyak orang adalah melakukan kegiatan bekerja di atas kasur.
Memang terlihat sepele, namun hal ini justru dapat mengganggu siklus tidur.
Umumnya, sumber pikiran negatif paling besar berasal dari pekerjaan.
Baca Juga: Ingin Tidur Nyenyak di Malam Hari? Berikut 5 Tips Ampuh yang Perlu Kamu Coba!
Dengan kamu bekerja di atas kasur, tanpa sadar otak akan menganggap bahwa kasur adalah tempat bekerja.
Akibatnya, kamu akan menjadi kesulitan mengatur pikiran kapan harus beristirahat dan bekerja.
Untuk itu, lakukanlah kegiatan sehari-hari di luar kamar tidur.
Jadikan kamar, terutama kasur sebagai tempat istimewa yang dapat kamu rasakan setelah seharian bekerja.
Cara ini dapat mengurangi overthinking sebelum tidur sekaligus meningkatkan produktivitas.
Dengan melakukan car acara yang disebutkan, para Gen Z dijamin dapat tertidur dengan nyenyak, karena sudah berhasil menetralisir perasaan berlebih atau overthingking saat mau tidur.***



