POJOKSATU.id - Rasa ngantuk yang muncul di siang hari saat sedang beraktivitas tentu bisa mengganggu produktivitas.

Tidak hanya membuat tubuh terasa lelah, rasa kantuk berlebihan juga dapat menurunkan fokus, mengganggu pekerjaan, hingga membuat aktivitas sehari-hari menjadi kurang maksimal.

Meski sering dianggap sebagai hal biasa, ternyata rasa ngantuk yang terlalu sering bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pola tidur, kondisi psikologis, gaya hidup, hingga masalah kesehatan tertentu.

Baca Juga: Tanggapi Keluhan RT Soal Sampah di Rambipuji, Gus Fawait Targetkan Jember Bakal Kekurangan Sampah di 2028

Nah, sebelum mencari cara untuk menghilangkannya, penting untuk mengetahui penyebab tubuh mudah merasa mengantuk.

Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utama
Salah satu penyebab paling umum seseorang mudah mengantuk adalah kurang tidur.

Ketika tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup, kemampuan untuk mengendalikan emosi dan berkonsentrasi juga dapat menurun.

Namun, bukan hanya kurang tidur yang dapat memicu rasa kantuk.

Baca Juga: Resep Bika Ambon Empuk Berserat, Aroma Sereh dan Pandan yang Bikin Nagih

Tidur terlalu lama juga ternyata bisa membuat seseorang merasa lebih mudah mengantuk keesokan harinya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur lebih dari delapan jam setiap malam dapat mengalami rasa kantuk pada hari berikutnya.

Stres dan Depresi Pengaruhi Kualitas Tidur
Kondisi pikiran juga memiliki pengaruh besar terhadap kualitas istirahat.

Baca Juga: JHRF 2026 Ajak Pelajar Jawa Barat Jadi Pelopor Nilai HAM, Cegah Perundungan dan Diskriminasi Sejak Dini

Stres dan depresi dapat membuat seseorang sulit mendapatkan tidur yang nyenyak sehingga tubuh terasa lelah saat siang hari.

Gangguan tidur seperti insomnia dan sindrom kaki gelisah atau restless legs syndrome juga sering dikaitkan dengan kondisi tersebut.

Akibatnya, meskipun sudah berada di tempat tidur dalam waktu lama, tubuh tetap tidak mendapatkan pemulihan yang optimal.

Kurang Minum Bisa Membuat Tubuh Cepat Lelah
Dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh juga dapat menjadi penyebab munculnya rasa ngantuk.

Baca Juga: Defisit Tembus Rp 987 Miliar, DPRD Jember Tak Mau Grusa-grusu dan Kaji Mendalam APBD 2027

Air memiliki peran penting dalam menjaga berbagai fungsi tubuh, termasuk membantu menjaga energi saat melakukan aktivitas.

Ketika kebutuhan cairan tidak terpenuhi, tubuh dapat lebih cepat merasa lelah, kehilangan energi, dan akhirnya mudah mengantuk.

Karena itu, memastikan konsumsi air putih cukup setiap hari menjadi salah satu kebiasaan sederhana yang penting dilakukan.

Baca Juga: Cek Langsung Pelayanan Homecare, Gus Fawait Blusukan Bawa Dokter Spesialis ke Rumah Warga

Konsumsi Kafein Berlebihan
Kopi atau minuman berkafein memang sering digunakan untuk mengurangi rasa kantuk karena memiliki efek stimulan.

Namun, konsumsi kafein terlalu banyak atau terlalu sering justru dapat mengganggu waktu tidur.

Saat kualitas tidur menurun akibat terlalu banyak kafein, tubuh bisa kembali merasa mengantuk pada siang hari.

Selain kafein, konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan juga dapat berdampak buruk terhadap kualitas tidur dan menurunkan kemampuan konsentrasi.

Baca Juga: Bidik Podium, Pebalap Muda Astra Honda Siap Tampil Kencang di Sepang

Terlalu Lama Duduk dan Kurang Bergerak
Aktivitas yang mengharuskan seseorang duduk dalam waktu lama, seperti bekerja di depan komputer, juga dapat membuat tubuh terasa lelah dan mengantuk.

Untuk mengatasinya, cobalah melakukan peregangan atau berjalan sebentar di sela-sela pekerjaan.

Gerakan ringan dapat membantu memperlancar sirkulasi darah sehingga tubuh kembali terasa lebih segar.

Bisa Menjadi Tanda Kondisi Kesehatan Tertentu
Selain faktor kebiasaan, rasa ngantuk berlebihan juga dapat berkaitan dengan kondisi medis tertentu.

Baca Juga: Aturan Baru Penggunaan Gawai di Sekolah, Murid Boleh Pakai HP dalam Kondisi Ini, Simak Ketentuannya

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan seseorang sering mengantuk antara lain anemia, diabetes melitus, sleep apnea, dan malnutrisi.

Efek samping obat tertentu seperti obat penurun tekanan darah, antidepresan, dan antihistamin juga dapat memicu rasa kantuk.

Jika rasa ngantuk muncul terus-menerus dan mengganggu aktivitas, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya.

Cara Menghilangkan Rasa Ngantuk
Cara utama untuk mengurangi rasa ngantuk adalah memastikan tubuh mendapatkan waktu tidur yang cukup.

Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Permudah Magang dan Penelitian Lewat InternHub, Pengajuan Kini Bisa Dilakukan Secara Online

Bagi orang dewasa, waktu tidur ideal umumnya sekitar 7 hingga 9 jam setiap hari.

Jika sudah tidur cukup tetapi masih merasa mengantuk, tidur siang singkat selama 30 hingga 60 menit dapat membantu mengembalikan energi.

Selain itu, beberapa kebiasaan sederhana juga dapat dicoba, seperti:
- Bangun dari tempat duduk dan berjalan atau melakukan stretching selama sekitar 10 menit.

- Mengistirahatkan mata dari layar komputer atau perangkat digital.

Baca Juga: Pakar Hukum Nilai Kasus Daluwarsa Harus Jadi Pertimbangan Utama Majelis Hakim

- Mengonsumsi camilan sehat rendah gula seperti kacang atau buah segar.

- Menyalakan lampu yang lebih terang jika berada di ruangan redup.

- Berinteraksi dengan orang lain saat waktu istirahat untuk meningkatkan energi.

- Menarik napas dalam agar tubuh mendapatkan lebih banyak oksigen.

Baca Juga: Pansus DPRD Jabar Soroti Pencemaran DAS Cilamaya, Ranperda PPLH Disiapkan Perketat Pengawasan Industri

- Mengonsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi yang dapat memicu rasa lelah.

Rasa ngantuk memang menjadi hal yang sering dialami banyak orang, tetapi tubuh juga memiliki cara untuk memberi tanda ketika membutuhkan perhatian.

Dengan menjaga pola tidur, mencukupi kebutuhan cairan, bergerak lebih aktif, dan menerapkan gaya hidup sehat, energi tubuh dapat kembali terjaga sehingga aktivitas harian bisa dijalani dengan lebih nyaman.***