POJOKSATU.ID - Hari Valentine, yang dirayakan setiap tanggal 14 Februari, adalah momen yang identik dengan ungkapan kasih sayang dan cinta.

Namun, tahukah Anda bagaimana sejarah hari yang dipenuhi bunga, cokelat, dan kartu ucapan ini bermula?

Sejarah Hari Valentine tidak terlepas dari sosok Santo Valentinus, seorang pendeta yang hidup pada abad ke-3 Masehi.

Ada beberapa versi cerita yang berkembang mengenai asal-usul perayaan ini, namun yang paling populer adalah kisah Santo Valentinus yang diam-diam menikahkan pasangan muda-mudi di tengah larangan Kaisar Claudius II.

Baca Juga: Anti Mainstream! 5 Ide Kado Valentine Unik Selain Cokelat yang Bikin Pasanganmu Makin Sayang

Larangan Kaisar dan Pembangkangan Santo Valentinus

Kaisar Claudius II, yang berkuasa pada saat itu, mengeluarkan larangan bagi para prajuritnya untuk menikah.

Ia percaya bahwa prajurit yang tidak menikah akan lebih fokus dan bersemangat dalam berperang.

Santo Valentinus, yang tidak setuju dengan kebijakan ini, secara diam-diam tetap menikahkan pasangan-pasangan yang saling mencintai.

Tindakan Santo Valentinus akhirnya diketahui oleh kaisar. Ia ditangkap dan dipenjara. Selama di penjara, Santo Valentinus jatuh cinta kepada putri dari kepala sipir penjara.

Sebelum dieksekusi pada tanggal 14 Februari, ia menulis surat cinta untuk putri tersebut dan menandatanganinya dengan "Your Valentine".

Baca Juga: Yuk Berpuasa Ayyamul Bidh: Keutamaan, Jadwal, dan Niatnya!

Legenda atau Fakta?

Kisah Santo Valentinus ini memang sangat romantis dan menyentuh hati. Namun, para sejarawan masih memperdebatkan kebenaran kisah ini.

Ada yang percaya bahwa Santo Valentinus adalah tokoh nyata, namun ada pula yang menganggapnya hanya sebagai legenda.

Selain kisah Santo Valentinus, ada pula yang mengaitkan Hari Valentine dengan perayaan Lupercalia, sebuah festival kesuburan yang dirayakan di Romawi kuno pada pertengahan bulan Februari.

Dalam festival ini, para pria akan memilih nama gadis secara acak dari sebuah wadah, dan mereka akan menjadi pasangan selama festival berlangsung.

Seiring berjalannya waktu, makna Hari Valentine mengalami perkembangan dalam mengungkapkan kasih sayang.

Baca Juga: Anti Mainstream! 5 Ide Kado Valentine Unik Selain Cokelat yang Bikin Pasanganmu Makin Sayang

Jika awalnya dikaitkan dengan ritual kesuburan dan pengorbanan, kini Hari Valentine lebih dikenal sebagai hari untuk mengungkapkan kasih sayang kepada pasangan, keluarga, dan sahabat.

Hari Valentine modern dirayakan dengan berbagai cara. Beberapa tradisi yang umum dilakukan antara lain:

Memberikan hadiah yang diberikan biasanya berupa bunga, cokelat, kartu ucapan, atau barang-barang lainnya yang dianggap romantis.

Mengirim kartu ucapan valentine berisi pesan-pesan cinta dan kasih sayang.

Merayakan makan malam romantis pasangan-pasangan sering merayakan Hari Valentine dengan makan malam romantis di restoran atau di rumah.

Baca Juga: Deddy Corbuzier: Dari Pesulap hingga Menjadi Staf Khusus Menteri Pertahanan

Meskipun asal-usulnya masih menjadi perdebatan, yang jelas Hari Valentine adalah momen yang tepat untuk mengungkapkan rasa sayang dan cinta kepada orang-orang terdekat.

Bagaimana Anda merayakan Hari Valentine, yang terpenting adalah melakukannya dengan tulus dan penuh kasih sayang.***