POJOKSATU.id - Kekayaan dan keindahan alam di Indonesia tidak ada habisnya, salah satunya adalah Banda Neira.

Banda Neira adalah sebuah surga tersembunyi di timur Indonesia, memikat banyak wisatawan dengan keindahan alamnya.

Terdapat sejarah dan fakta menarik mengenai banda neira yang terletak di bagian timur Indonesia ini.

Pulau Banda Neira yang terletak di Kepulauan Banda, Maluku, adalah sebuah destinasi menakjubkan dengan sejarah kaya, keindahan alam menawan dan budaya yang unik.

Baca Juga: Bak Surga Tersembunyi! 7 Rekomendasi Pantai di Sukabumi yang Hits dengan Pesona Indah Menawan untuk Liburan Akhir Tahun Bersama Keluarga

Terdapat juga beberapa fakta menarik Banda Neira. Walaupun bukan pulau terbesar, namun Banda Neira memiliki keindahan dan pesona tersendiri. Nama Banda Neira pun terkenal hingga mancanegara.

Namun di balik keindahannya, kepulauan ini menyimpan cerita kelam karena selama lebih dari seabad menjadi area pertempuran para penjajah demi memperebutkan perdagangan pala.

Berikut ini adalah sejarah dan fakta menarik di balik keindahan Kepulauan Banda Neira yang mungkin belum kalian ketahui.

1. Benteng Belgica yang bersejarah

Salah satu daya tarik utama di Pulau Banda Neira adalah Benteng Belgica.

Dibangun oleh Belanda pada abad ke-17 benteng ini merupakan bagian dari sistem pertahanan untuk mengamankan perdagangan rempah-rempah.

Benteng Belgica kini menjadi salah satu situs bersejarah yang terkenal di pulau ini dan menawarkan pemandangan spektakuler dari atas.

Baca Juga: Dusun Giok: Destinasi Wisata Liburan Akhir Pekan Ala Cappadocia yang Instagramable di Bogor, Banyak Wahana Seru!

2. Kepulauan Banda dalam Kitab Negarakertagama

Keberadaan Kepulauan Banda, termasuk di dalamnya Banda Neira, sudah tercantum dalam catatan tertua Nusantara, yaitu Kitab Negarakertagama.

Catatan tertua Nusantara ini ditulis oleh Mpu Prapanca pada 1365 masehi.

Dalam kitab tersebut nama Banda tertulis dengan kata Wandan.

Banda (Wandan) masuk dalam wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit bersama dengan beberapa wilayah lainnya di Kepulauan Maluku seperti Buru, Sula, Ternate, Seram, Ambon, dan Kei.

3. Penghasil Pala

Sejak zaman dahulu, Kepulauan Banda terkenal sebagai penghasil produk rempah-rempah, yaitu pala.

Buah pala dari Banda memang tidak diragukan lagi kualitasnya, dibandingkan dengan berbagai jenis pala lainnya di Indonesia.

Banda sebagai daerah produsan pala, Kepulauan Banda sudah terkenal di dunia internasional sejak sebelum abad ke-15.

Orang Banda, selain menjual pala dan fulinya, juga ikut serta dalam pelayaran perdagangan sampai ke Malaka, tempat berkumpul berbagai armada dagang.

Mereka juga memiliki armada dagang sendiri yang mengangkut hasil-hasil bumi dari pulau-pulau lain ke Banda.

Baca Juga: Intip Keindahan Pulau Macan! Surga Tersembunyi di Jakarta, Ada Penginapan Mewah dan Instagramable

4. Jalur Rempah

Pulau Banda Neira memiliki peran penting dalam sejarah perdagangan rempah-rempah.

Pada abad 16 dan 17 pulau ini menjadi pusat produksi dan perdagangan pala, cengkih dan rempah-rempah lainnya yang sangat berharga.

Melalui para pedagang yang telah memiliki jaringan perdagangan internasional tersebut, rempah Nusantara didistribusikan dan dipasarkan.

Rempah-rempah dari Kepulauan Banda dipasarkan melalui jalur darat dan laut hingga akhirnya bisa masuk pasaran Eropa.

Rempah-rempah menjadi komoditas paling penting di sana.

Jalur laut yang dilalui oleh para pedagang tersebut untuk membawa rempah Nusantara ini, dapat dikatakan merupakan cikal bakal jalur yang dikenal dengan jalur rempah.

Baca Juga: Bak Surga Tersembunyi! 7 Rekomendasi Pantai di Sukabumi yang Hits dengan Pesona Indah Menawan untuk Liburan Akhir Tahun Bersama Keluarga

5. Menjadi medan pertempuran antara serdadu Belanda, Inggris, dan Rakyat Banda selama berabad-abad

Orang-orang Portugis adalah Bangsa Eropa yang pertama kali mengetahui keberadaan kepulauan rempah-rempah ini.

Namun mereka datang ke Banda Neira hanya untuk melakukan transaksi jual beli rempah.

Sementara itu tujuan kedatangan orang-orang Belanda ke Banda Neira adalah untuk menguasai kepulauan itu. Keberadaan mereka di sana-pun tidak disukai oleh penduduk lokal.

Ketika Inggris datang ke Banda Neira, mereka memanfaatkan situasi itu untuk membantu penduduk lokal melawan Belanda.

Inggris melatih rakyat Banda untuk berperang dan membekali mereka dengan persenjataan.

Akibatnya sejak tahun 1609, terjadilah perang tiada henti yang melibatkan Rakyat Banda yang dibantu Inggris melawan tentara Belanda.

Itulah sejarah dan fakta menarik di balik keindahan Kepulauan Banda Neira yang mungkin belum kalian ketahui.***