POJOKSATU.id - Pernah nggak, baru buka tutup rice cooker tapi langsung disambut aroma “nggak enak” yang bikin selera turun?
Kita sering fokus mencuci panci dan sendoknya saja, padahal uap nasi yang mengandung pati bisa menempel ke banyak sudut tersembunyi.
Kabar baiknya, membersihkan rice cooker itu bisa dilakukan menyeluruh tanpa ribet. Hasilnya terasa: bau berkurang, alat lebih awet, dan nasi lebih nyaman disantap.
Baca Juga: Obligasi Keberlanjutan Bank bjb 2026 Resmi Ditawarkan, Rating idAA dan Kupon Menarik
Kenapa Bau dan Kerak Bisa Muncul Diam-Diam?
Saat memasak, uap air bercampur pati beras naik lalu menempel di:
- Tutup bagian dalam
- Celah kecil di sekitar ring karet
- Jalur dan katup uap
- Pelat pemanas
Kalau dibiarkan, residu ini menumpuk jadi kerak, memicu bau, bahkan mengganggu fungsi uap.
Baca Juga: Sambut Lebaran, Cara Membersihkan Wallpaper Tanpa Merusak Permukaan, dari Debu sampai Jamur
Di rumah-rumah Indonesia yang cenderung berdebu, bagian bawah rice cooker juga mudah kotor—terutama kalau diletakkan dekat jendela atau area dapur yang sibuk.
Jadwal Ringkas yang Realistis
Supaya tidak menumpuk, ini panduan sederhana yang bisa diterapkan di rumah:
Bersihkan setiap selesai dipakai:
- Pelat pemanas pada tutup
- Komponen yang langsung terkena uap
Baca Juga: Blak-blakan di Podcast Mahfud MD, Amerika Dinilai Menghalangi Perdamaian Palestina
Bersihkan minimal 1 kali per bulan:
- Lubang intake/exhaust bagian bawah
- Sela kisi ventilasi
Rutin itu bukan soal perfeksionis, tapi pencegahan agar alat tidak cepat rewel.
Trik Hilangkan Bau dengan Asam Sitrat
Kalau bau sudah mengganggu, asam sitrat bisa jadi solusi. Bahan ini mudah ditemukan di toko bahan kue atau marketplace.
Baca Juga: Wajan Gosong Tebal? Cuma Modal Sabun Colek dan Cuka, Kinclong Lagi dalam 5 Menit
Catatan penting: metode ini aman untuk tutup dalam berbahan metal. Jangan gunakan pada komponen yang menyerupai panci tanah liat atau material yang dilarang di buku manual.
Berikut langkah-langkahnya:
1. Isi air ke panci sekitar 70 persen.
2. Masukkan 2 sendok makan asam sitrat, aduk hingga larut.
3. Tutup rice cooker dan jalankan mode Cook, Normal, Fast, atau Cleaning jika tersedia.
Baca Juga: Sejarah UIN Raden Intan Lampung: Dari IAIN hingga Kampus Islam Bereputasi Global
4. Setelah selesai, matikan Keep Warm dan tunggu hingga dingin.
5. Buang airnya, lalu lanjut bersihkan komponen yang bisa dilepas.
Jika bau masih terasa, kamu bisa:
- Merendam pelat masak di air panas sekitar 1 jam
- Menambahkan kurang lebih 20 gram asam sitrat saat perendaman
Banyak orang baru sadar pentingnya langkah ini setelah nasi terasa agak aneh aromanya. Padahal kebiasaan kecil seperti ini jauh lebih murah daripada harus mengganti alat lebih cepat.
Baca Juga: Terdapat 20 Ribu ASN Kemenag Sebagai Peserta Berhasil Lulus Short Course SMART HAB 2026
Jangan Lupa Bagian yang Sering Terlewat
Beberapa bagian ini kerap luput dari perhatian:
- Tutup dalam (inner lid)
- Steam cap atau katup uap
- Ring karet
- Bodi luar
Bagian bawah dan kisi ventilasi
Baca Juga: Tujuan IsAm
Cara membersihkannya:
- Cuci tutup dalam dan steam cap dengan sabun cuci piring netral dan spons lembut.
- Gunakan cotton bud untuk sudut kecil dan sela sempit.
- Lap bodi luar dengan kain lembap yang sudah diperas kuat.
- Balikkan perlahan rice cooker untuk membersihkan debu di bagian bawah.
Hindari penggunaan steel wool, pembersih bubuk abrasif, atau cairan berbasis pelarut karena bisa merusak permukaan dan komponen.
Sedikit Rutin, Efeknya Panjang
Intinya bukan sekadar kinclong. Perawatan rice cooker yang konsisten membantu mencegah:
- Bau tidak sedap
- Penumpukan residu pati
- Kebocoran uap
- Risiko karat
- Penurunan performa pemanas
Baca Juga: Beasiswa ADik 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat, Komponen, Timeline, dan Cara Daftarnya Lengkap
Begitu kebiasaan ini terbentuk, bersih-bersihnya terasa cepat dan ringan. Dan momen paling menyenangkan itu sederhana: buka tutup rice cooker, aroma nasi kembali netral dan hangat. ***




