POJOKSATU.ID - Perayaan Idul Adha akan ditemukan banyaknya menu olahan daging.
Meski daging kurban memiliki protein yang baik, memakannya terlalu banyak juga memberikan efek kurang menguntungkan untuk tubuh.
Dan tentunya hal itu harus diwaspadai.
Baca Juga: Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis bersama Mitra Kerja BGN di Oku Sumsel
Ada beberapa gangguan kesehatan yang mungkin saja timbul kalau kebanyakan makan daging setiap hari.
1. Bau Mulut
Daging bisa menyebabkan bau mulut karena kelebihan protein dan lemak yang masuk ke dalam tubuh.
Proses pemecahan lemak ini akan membuat tubuh menghasilkan senyawa keton atau ketosis yang bisa mempengaruhi bau mulut.
Baca Juga: Peluang Guru PPPK Jadi Kepala Sekolah: Apakah Masa Kerja 4 Tahun Cukup?
Munculnya bau mulut ini merupakan akibat dari terlalu banyak senyawa keton di dalam tubuh.
2. Mengalami Kenaikan Berat Badan
Daging sapi memiliki banyak sumber kalori dan lemak, lebih besar dari yang lain.
Konsumsi daging dalam jumlah yang banyak tanpa melalukan aktivitas fisik yang sepadan, bisa membuat jarum timbangan berat badan makin bergerak ke kanan.
Baca Juga: Gaji Pensiunan PNS Juli 2025 Bisa Tak Cair, Ini Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari!
3. Memunculkan Sembelit
Daging kaya akan protein dan itu baik untuk tubuh, namun akan berdampak buruk jika berlebihan.
Pasalnya, daging tidak memiliki kandungan serat yang bisa membantu proses metabolisme pada tubuh.
Terlalu banyak makan daging tanpa asupan serat, bisa membuat kerja usus melambat untuk mencerna makanan.
Baca Juga: Sasar Pensiunan dengan Sebar File APK, 2 Pelaku Pembobolan M-Banking Diamankan
Akibatnya, bisa menyebabkan sembelit atau konstipasi hinga BAB berdarah.
4. Jadi Lebih Sering Berkeringat
Banyak makan daging lalu berkeringat disebabkan tubuh sedang mengeluarkan energi yang lebih besar untuk proses pencernaan.
Daging yang banyak mengandung protein memerlukan waktu lebih lama untuk bisa dicerna.
Sehingga, pembakaran energi dalam tubuh memicu adanya termogenesis atau meningkatnya panas dalam tubuh. ***




