POJOKSATU.id - Hari Raya Kurban atau Idul Adha 2026/1447 H akan segera dirayakan umat Islam di berbagai daerah di Indonesia.

Momen ini identik dengan penyembelihan hewan kurban seperti sapi dan kambing yang kemudian diolah menjadi berbagai sajian lezat bersama keluarga.

Selain sapi, kambing menjadi salah satu hewan kurban yang paling banyak diolah saat Idul Adha.

Baca Juga: Nomor Telepon Bakal Wajib Dicantumkan di Akun Medsos, Ini Penjelasan Menkomdigi Meutya Hafid

Berbagai menu seperti sate, gulai, tongseng, hingga sop kambing selalu menjadi hidangan favorit yang menggugah selera.

Meski begitu, banyak orang masih kesulitan mengolah daging kambing agar empuk dan tidak menimbulkan bau prengus yang menyengat.

Aroma khas kambing memang sering membuat sebagian orang kurang nyaman saat menyantapnya.

Baca Juga: IU dan Byeon Woo Seok Minta Maaf usai Kontroversi Adegan Drama 'Perfect Crown', Akui Kurang Mendalami Aspek Sejarah

Padahal, bau khas tersebut sebenarnya bisa dikurangi jika proses pengolahan dilakukan dengan benar.

Dengan teknik yang tepat, daging kambing bisa terasa lebih lembut, gurih, dan nikmat disantap.

Berikut beberapa cara memasak daging kambing kurban agar empuk dan tidak bau prengus untuk persiapan Idul Adha 2026 atau 1447 H.

Baca Juga: Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib Kelas 3 SD Mulai 2027, Ini 10 Tips Mengajar Anak agar Tidak Bosan

Diamkan Daging Setelah Disembelih
Seorang Executive Chef di Bali, I Made Wisnu Adiyatma menyarankan agar daging kambing tidak langsung dimasak setelah dipotong.

“Alangkah baiknya kalo daging yang baru dipotong itu digantung dulu karena biasanya daging yang baru dipotong itu urat pada dagingnya masih tegang,” kata Wisnu.

Teknik ini dikenal dengan istilah aging. Proses aging minimal dilakukan selama 12 jam agar tekstur daging menjadi lebih empuk dan lembut ketika dimasak.

Buang Lemak yang Menempel
Bagian lemak putih yang menempel di sekitar daging kambing sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu.

Baca Juga: Catat! Prapendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026 Berlangsung hingga 10 Juni, Ini Panduannya

Lemak ini sering menjadi penyebab aroma prengus lebih kuat saat dimasak.

Selain membantu mengurangi bau khas kambing, membuang lemak juga membuat tekstur daging tidak terlalu alot ketika disantap.

Potong Berlawanan Arah Serat
Setelah dibersihkan, daging kambing sebaiknya dipotong melawan arah serat daging. Teknik ini membantu tekstur daging lebih cepat empuk saat dimasak.

“Daging kambing yang sudah di-aging bisa dipotong sesuai selera tetapi tetap berlawanan dengan arah serat daging,” ujar Wisnu.

Baca Juga: Mobil Dinas Wagub Sumbar BA 2 Tabrak Belakang Truk Dianggap Kecelakaan Tunggal, Ini Kata Polisi

Tambahkan Potongan Nanas
Saat proses marinasi, Anda bisa menambahkan potongan nanas untuk membantu melunakkan daging kambing.

Dikutip dari Science Howstuffworks, nanas mengandung bromelain yang mampu membantu memecah protein pada daging sehingga teksturnya menjadi lebih lembut.

Selain nanas, daun pepaya juga sering digunakan untuk membungkus daging kambing agar lebih empuk. Sebagian orang juga memanfaatkan baking powder sebagai alternatif.

Baca Juga: Benarkah Minum Es Saat Menstruasi Bisa Memperparah Nyeri Haid? Ini Faktanya

Gunakan Bawang Putih Secukupnya
Bawang putih dikenal mampu membantu menetralkan aroma khas kambing. Namun penggunaannya tidak boleh berlebihan agar rasa masakan tetap seimbang.

Chef Traveling Wira Hardiansyah mengingatkan penggunaan bawang putih yang terlalu banyak justru bisa merusak rasa masakan.

“Kalau kita naikan bawang putih, nanti akan terjadi over bawang putih, rasanya jadi kacau,” kata Wira dikutip dari Kompas.com.

Marinasi dengan Rempah-rempah
Agar daging kambing lebih gurih dan tidak hambar, proses marinasi sangat penting dilakukan sebelum dimasak.

Baca Juga: Primus Yustisio Minta Gubernur BI Mundur Imbas Dollar Perkasa Jatuhkan Rupiah ke Level Rp17.653

Gunakan rempah-rempah beraroma kuat seperti ketumbar bubuk, lada, jahe, atau bawang untuk membantu mengurangi aroma khas kambing sekaligus memperkaya rasa masakan.

Penambahan garam saat marinasi juga membantu mengurangi kelembapan pada daging sehingga hasil masakan terasa lebih nikmat.

Hindari Membakar Daging Terlalu Gosong
Banyak orang memilih mengolah daging kambing menjadi sate dengan cara dibakar di atas bara api.

Namun proses pembakaran perlu diperhatikan agar daging tidak sampai gosong.

Daging merah yang dibakar terlalu matang atau gosong berisiko menghasilkan zat karsinogenik yang kurang baik bagi kesehatan.

Baca Juga: Kasus Hantavirus Muncul di Jakarta, Dinkes Minta Warga Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus

Karena itu, pastikan proses memanggang dilakukan secukupnya agar rasa tetap lezat dan aman dikonsumsi.

Momen Idul Adha memang selalu menghadirkan kehangatan lewat hidangan kurban yang disantap bersama keluarga.

Dengan pengolahan yang tepat, daging kambing pun bisa menjadi sajian istimewa yang empuk, lezat, dan membuat suasana Hari Raya Kurban 2026 terasa semakin berkesan. ***