POJOKSATU.id - Sate menjadi salah satu kuliner favorit banyak orang karena memiliki cita rasa khas dengan aroma bakaran yang menggugah selera.
Variasinya pun beragam, mulai dari sate ayam, sate tahu, hingga sate daging kambing yang terkenal gurih dan juicy.
Namun, mengolah sate kambing sering kali menjadi tantangan tersendiri.
Baca Juga: Nomor Telepon Bakal Wajib Dicantumkan di Akun Medsos, Ini Penjelasan Menkomdigi Meutya Hafid
Selain tekstur daging yang cenderung alot, aroma prengus khas kambing juga membuat sebagian orang kurang nyaman saat menyantapnya.
Berikut ini tips membuat sate kambing agar empuk dan bebas bau prengus.
Cara ini menarik perhatian banyak warganet karena hasil sate terlihat lebih juicy dengan bumbu meresap sempurna.
Berikut langkah-langkah rahasia resep untuk membuat sate kambing empuk.
Bahan-bahan yang Dibutuhkan
Bahan utama:
- Daging kambing
- Sandung lamur
Bumbu halus:
- 2 buah nanas potong
- 10 biji asam jawa
- 1 genggam kemiri
- 1 ½ sdm ketumbar
- 10 biji bawang merah
- 4 biji bawang putih
- 500 ml air
Baca Juga: Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib Kelas 3 SD Mulai 2027, Ini 10 Tips Mengajar Anak agar Tidak Bosan
Siapkan Daging Kambing
Langkah pertama adalah membersihkan daging kambing dari serat putih yang menempel.
Setelah itu, potong daging berbentuk dadu tipis agar mudah ditusuk dan lebih cepat matang saat dibakar.
Rebus Sandung Lamur
Sandung lamur direbus terlebih dahulu hingga cukup empuk.
Setelah matang, potong sesuai ukuran daging kambing lalu bilas kembali sebelum digunakan.
Baca Juga: Catat! Prapendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026 Berlangsung hingga 10 Juni, Ini Panduannya
Sandung lamur dipilih karena mampu membuat sate terasa lebih juicy tanpa meninggalkan sensasi terlalu berlemak di mulut.
Tusuk Daging Sesuai Selera
Tusuk potongan daging dan sandung lamur secara bergantian.
Setiap tusuk sate berisi dua potong daging dengan satu potong sandung lamur di tengahnya.
Baca Juga: Mobil Dinas Wagub Sumbar BA 2 Tabrak Belakang Truk Dianggap Kecelakaan Tunggal, Ini Kata Polisi
Perpaduan ini membuat tekstur sate terasa lebih lembut saat dibakar.
Haluskan Bumbu Marinasi
Blender nanas, kemiri, ketumbar, bawang merah, dan bawang putih bersama 500 ml air hingga halus.
Setelah itu, campurkan bumbu dengan kecap manis dan asam jawa lalu aduk sampai semua bahan tercampur rata.
Nanas dalam resep ini berfungsi membantu melunakkan serat daging sehingga sate menjadi lebih empuk saat matang.
Baca Juga: Benarkah Minum Es Saat Menstruasi Bisa Memperparah Nyeri Haid? Ini Faktanya
Pembakaran Tahap Pertama
Celupkan sate ke dalam bumbu halus sambil diaduk perlahan agar seluruh permukaan daging terlapisi bumbu.
Setelah itu, panggang sate di atas bara api panas hingga tekstur daging mulai layu dan setengah matang.
Pembakaran Tahap Kedua
Sate yang sudah setengah matang dicelupkan kembali ke dalam bumbu marinasi lalu dibakar lagi hingga matang sempurna.
Tanda sate sudah matang biasanya terlihat dari minyak yang mulai keluar dari permukaan daging saat dibakar.
Baca Juga: Primus Yustisio Minta Gubernur BI Mundur Imbas Dollar Perkasa Jatuhkan Rupiah ke Level Rp17.653
Teknik dua kali pembakaran ini membuat bumbu lebih meresap dan aroma sate terasa semakin kuat.
Sajikan dengan Pelengkap Favorit
Sate kambing siap disajikan bersama kecap manis, irisan tomat, dan bawang merah.
Bagi pecinta pedas, tambahan cabai halus bisa membuat cita rasanya semakin nikmat.
Aroma bakaran yang berpadu dengan bumbu rempah membuat sate terasa semakin menggoda saat disantap hangat bersama nasi atau lontong.
Baca Juga: Kasus Hantavirus Muncul di Jakarta, Dinkes Minta Warga Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengolah dan Menikmati Sate
Sebelum diolah, daging kambing maupun daging sapi disarankan dicuci hingga bersih untuk membantu mengurangi kotoran dan bakteri yang masih menempel.
Kebersihan alat masak juga perlu diperhatikan agar proses pengolahan tetap higienis.
Setelah menikmati sate, sebagian orang dianjurkan meminum air hangat untuk membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi rasa kembung setelah mengonsumsi daging dalam jumlah cukup banyak.
Selain itu, minum teh setelah makan daging sebaiknya tidak berlebihan.
Kandungan tanin dalam teh diketahui dapat menghambat penyerapan zat besi dari makanan berbahan daging di dalam tubuh. ***




