POJOKSATU.ID - Menjalani ibadah puasa Ramadhan bukan hanya soal menahan dahaga, tapi juga bagaimana kita mengelola energi agar tetap produktif hingga waktu berbuka.

Banyak dari kita merasa sudah makan banyak saat sahur, namun baru jam 10 pagi perut sudah keroncongan.

Ternyata, rahasianya bukan pada seberapa banyak yang kita makan, melainkan apa yang kita makan.

Beberapa jenis makanan justru mempercepat proses pengosongan lambung dan memicu rasa lapar lebih awal.

Baca Juga: Doa Sebelum dan Setelah Tadarus di Bulan Ramadan, Lengkap Bacaan Latin dan Artinya

Berikut adalah 5 jenis makanan yang sebaiknya Anda hindari atau batasi saat sahur agar kenyang lebih lama:

1. Karbohidrat Olahan (Mie Instan & Roti Putih)
Mie instan memang praktis, tapi ini adalah musuh utama jika Anda ingin kenyang lama.

Karbohidrat olahan memiliki indeks glikemik tinggi yang cepat diserap tubuh menjadi gula darah.

Efeknya: Gula darah melonjak cepat lalu turun drastis (sugar crash), yang memicu rasa lapar hebat hanya dalam beberapa jam.

Solusi: Ganti dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau ubi jalar.

Baca Juga: Siap-Siap Cek Saldo! Ini Kriteria Guru yang TPG Februari Cair ke Rekening Minggu Depan!

2. Makanan Terlalu Asin
Gorengan atau makanan kaleng yang tinggi natrium (garam) akan mengganggu keseimbangan cairan tubuh.

Efeknya: Garam bersifat menarik air dari sel tubuh, yang membuat Anda merasa sangat haus (dehidrasi) sepanjang hari.

Rasa haus sering kali disalahartikan oleh otak sebagai rasa lapar.

Solusi: Gunakan rempah alami untuk menambah rasa dan batasi penggunaan garam serta penyedap rasa instan.

3. Makanan Tinggi Gula (Teh Manis Berlebih & Donat)
Sama seperti karbohidrat olahan, gula sederhana memberikan lonjakan energi sesaat yang diikuti dengan rasa lemas.

Efeknya: Mengonsumsi banyak gula saat sahur memicu hormon insulin bekerja ekstra keras, yang ujung-ujungnya membuat perut terasa kosong lebih cepat.

Solusi: Pilih sumber manis alami seperti buah kurma yang juga kaya akan serat.

Baca Juga: Penyaluran Tunjangan Khusus Guru Januari 2026 Capai 100%, Siap-Siap untuk Pencairan Februari

4. Makanan Pedas
Bagi pecinta pedas, sahur mungkin terasa kurang tanpa sambal. Namun, sebaiknya pertimbangkan lagi risikonya.

Efeknya: Cabai mengandung capsaicin yang dapat mengiritasi dinding lambung dan memicu asam lambung naik (maag).

Perut yang perih akibat iritasi seringkali terasa mirip dengan rasa lapar yang menyiksa.

Solusi: Simpan nafsu makan pedas Anda untuk waktu berbuka dalam porsi yang wajar.

Baca Juga: TPG Guru Bulan Februari 2026 Bisa Cair Mulai Besok Senin, Simak Bocoran Pencairannya

5. Minuman Berkafein (Kopi & Teh Pekat)
Kopi memang bisa mengusir kantuk, tapi kafein bersifat diuretik.

Efeknya: Kafein mendorong tubuh untuk membuang cairan lebih cepat melalui urin.

Jika cairan tubuh terbuang banyak saat pagi hari, Anda akan cepat merasa lemas dan lesu di siang hari.

Solusi: Fokuslah pada air putih. Jika harus minum teh, pastikan tidak terlalu pekat dan tanpa gula berlebih.

Sahur adalah tentang kualitas nutrisi, bukan kuantitas kalori.

Dengan menghindari lima jenis makanan di atas, Anda memberikan kesempatan bagi tubuh untuk menyimpan energi secara lebih efisien.***