POJOKSATU.id — Pilates dan yoga sama-sama dikenal sebagai latihan yang menggabungkan gerakan tubuh, pernapasan, dan fokus pikiran.
Meski sering dianggap mirip, keduanya memiliki tujuan dan pendekatan yang berbeda dalam membantu kebugaran tubuh.
Pilates berfokus pada penguatan otot inti tubuh, seperti perut, punggung, dan pinggang.
Baca Juga: Car Free Day Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said Libur, Ada BTN Jakarta International Marathon 2026
Metode ini menekankan gerakan yang presisi, terkontrol, serta dilakukan secara berulang untuk meningkatkan stabilitas dan memperbaiki postur tubuh.
Pilates juga kerap digunakan dalam proses pemulihan cedera karena sifat latihannya yang membantu memperkuat otot tanpa memberikan tekanan berlebihan pada sendi.
Sementara itu, yoga (Yoga) memiliki pendekatan yang lebih holistik.
Latihan ini tidak hanya menekankan pada kekuatan dan fleksibilitas tubuh, tetapi juga keseimbangan mental dan ketenangan pikiran.
Dalam yoga, gerakan atau pose biasanya ditahan lebih lama sambil diiringi teknik pernapasan yang dalam dan teratur sehingga membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesadaran diri.
Jika dilihat dari perbedaan utamanya, pilates lebih menitikberatkan pada kekuatan dan stabilitas tubuh bagian dalam, sedangkan yoga lebih menekankan pada kelenturan, relaksasi, serta keseimbangan antara tubuh dan pikiran.
Baca Juga: Masih Ada 300 BUMD Merugi, Kemendagri Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan GCG
Pilihan antara pilates dan yoga sebenarnya tergantung pada tujuan masing-masing individu.
Pilates cocok bagi mereka yang ingin memperbaiki postur tubuh, menguatkan otot inti, atau membutuhkan latihan rehabilitasi.
Sementara yoga lebih sesuai untuk yang ingin meningkatkan fleksibilitas sekaligus mencari ketenangan mental di tengah kesibukan sehari-hari.
Dalam praktiknya, banyak orang justru menggabungkan keduanya untuk mendapatkan manfaat yang lebih lengkap, yaitu tubuh yang kuat, lentur, serta pikiran yang lebih seimbang.***




