POJOKSATU.ID – Tak terasa, aroma bulan suci Ramadan sudah mulai tercium.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, pertanyaan "kapan mulai puasa?" kembali jadi topik hangat di meja kopi.
Untuk tahun 2026 (1447 Hijriah), para ahli astronomi dan kalender sudah mulai memberikan bocoran jadwalnya.
Namun, seperti biasa di Indonesia, kita punya dua jalur penentuan yang sering bikin netizen bertanya-tanya: Jalur Muhammadiyah dan Jalur Pemerintah (Kemenag).
Baca Juga: Memasuki Paruh Kedua Syakban, Bolehkah Menjalankan Puasa Sunnah Jelang Ramadan?
Prediksi Tanggal: Tandai Kalender Kamu!
Berdasarkan perhitungan data astronomi terbaru, awal puasa Ramadan 2026 diprediksi akan jatuh pada: Rabu, 18 Februari 2026.
Mengapa tanggal ini? Karena pada Selasa sore (17 Februari), posisi bulan (hilal) diperkirakan sudah cukup tinggi dan memenuhi syarat untuk bergantinya bulan dalam kalender Hijriah.
Baca Juga: Kasus Selesai, Pandji Pragiwaksono Bayar Denda Adat 1 Babi dan 5 Ayam
Muhammadiyah vs Pemerintah: Apa Bedanya?
Meski tanggalnya diprediksi sama, cara mereka menentukan "ketok palu" itu berbeda, lho!
Muhammadiyah (Metode Hisab)
Muhammadiyah menggunakan metode Wujudul Hilal. Ibarat pakai kalkulator super canggih, mereka sudah menghitung posisi bulan hingga puluhan tahun ke depan.
Selama posisi bulan sudah berada di atas cakrawala saat matahari terbenam, maka besoknya sah jadi tanggal 1.
Jadi, warga Muhammadiyah biasanya sudah punya kepastian jauh-jauh hari.
Pemerintah & NU (Metode Rukyat + Sidang Isbat)
Pemerintah lebih suka melihat langsung. Mereka mengirim tim di ratusan titik di Indonesia untuk memelototi langit mencari lengkungan tipis bulan sabit (hilal).
Jika hilal terlihat minimal setinggi 3 derajat (sesuai kriteria MABIMS), barulah Menteri Agama mengumumkan awal puasa lewat Sidang Isbat.
Kabar baiknya, untuk tahun 2026 ini, posisi hilal pada tanggal 17 Februari sore diprediksi sudah cukup tinggi untuk memenuhi kriteria kedua belah pihak.
Baca Juga: Memasuki Paruh Kedua Syakban, Bolehkah Menjalankan Puasa Sunnah Jelang Ramadan?
Artinya, ada peluang besar seluruh umat Muslim di Indonesia akan mulai sahur pertama di hari yang sama.
Meski begitu, kita tetap harus bersabar menunggu keputusan final dari Sidang Isbat yang akan digelar akhir bulan Sya'ban nanti sebagai bentuk penghormatan terhadap otoritas resmi.
Siapkan fisik dan iman dari sekarang! Baik itu Rabu tanggal 18 Februari atau ada pergeseran kecil, yang terpenting adalah esensi ibadahnya, bukan cuma soal beda harinya.***




