POJOKSATU.ID - Sholat Idul Fitri adalah sholat sunnah muakkad yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim untuk dilaksanakan pada hari raya Idul Fitri, 1 Syawal.

Sholat ini merupakan ungkapan syukur atas kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadan.

Sama seperti sholat lainnya, sholat Idul Fitri diawali dengan niat.

Baca Juga: Keputusan Sidang Isbat: 1 Syawal 1446 H Ditetapkan 31 Maret 2025, Sukacita Menyambut Lebaran!

Bacaan Niat Sholat Idul Fitri

Niat sholat Idul Fitri dibaca sebelum takbiratul ihram. Berikut adalah bacaan niatnya:

Sebagai Imam:
أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا للهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatan li 'Idil Fitri rak'atayni mustaqbilal qiblati ada'an imaman lillahi ta'ala.  

Artinya: "Aku niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah ta'ala."

Sebagai Makmum:
أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatan li 'Idil Fitri rak'atayni mustaqbilal qiblati ada'an ma'muman lillahi ta'ala.  

Artinya: "Aku niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah ta'ala."

Sendirian:
أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatan li 'Idil Fitri rak'atayni mustaqbilal qiblati ada'an lillahi ta'ala.  

Artinya: "Aku niat sholat Idul Fitri dua rakaat menghadap kiblat, tunai karena Allah ta'ala."

Baca Juga: Mudik Nyaman! 5 Imbauan Menteri Agama untuk Masjid di Jalur Mudik

Tata Cara Sholat Idul Fitri

Setelah membaca niat, sholat Idul Fitri dilaksanakan dengan tata cara sebagai berikut:
1. Takbiratul Ihram: Mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga sambil mengucapkan "Allahu Akbar."

2. Takbir Tambahan: Pada rakaat pertama, setelah membaca doa iftitah, dilanjutkan dengan takbir sebanyak tujuh kali. Di antara takbir, disunnahkan membaca tasbih, tahmid, dan tahlil.

3. Membaca Surat Al-Fatihah dan Surat Pendek: Setelah takbir tambahan, imam membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek. Biasanya, surat yang dibaca adalah surat Al-A'la.

4. Rukuk, Sujud, Duduk di Antara Dua Sujud, dan Berdiri untuk Rakaat Kedua: Seperti sholat pada umumnya.

Baca Juga: Menunaikan Zakat Fitrah: Syarat, Waktu, dan Ketentuannya Sebelum Rayakan Lebaran!

5. Takbir Tambahan di Rakaat Kedua: Pada rakaat kedua, setelah membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek, dilanjutkan dengan takbir sebanyak lima kali.

6. Rukuk, Sujud, Duduk di Antara Dua Sujud, dan Tasyahud Akhir: Seperti sholat pada umumnya.

7. Salam: Mengakhiri sholat dengan salam.

8. Mendengarkan Khutbah: Setelah sholat, biasanya dilanjutkan dengan khutbah Idul Fitri.

Baca Juga: Jika Kolom Tunjangan di Info GTK Seperti Ini? Maka TPG TW 1 Bapak Ibu Guru Pertanda ...

Keutamaan Sholat Idul Fitri

Sholat Idul Fitri memiliki beberapa keutamaan, di antaranya sebagai ungkapan syukur atas nikmat Allah SWT setelah sebulan penuh berpuasa.

Sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama Muslim dan sebagai bentuk ketaatan kepada sunnah Rasulullah SAW.

Dengan melaksanakan sholat Idul Fitri dengan niat yang ikhlas dan tata cara yang benar, diharapkan kita dapat meraih keberkahan dan ridha Allah SWT di hari yang fitri ini.***