POJOKSATU.id - Ngabuburit sering kali identik dengan berburu takjil atau sekadar jalan sore menunggu azan Magrib. 

Padahal, momen menjelang buka puasa juga bisa diisi dengan aktivitas produktif, salah satunya membaca buku. 

Selain menambah wawasan, membaca dapat menjadi sarana refleksi diri agar Ramadhan terasa lebih bermakna.

Berikut rekomendasi buku yang bisa menemani waktu ngabuburit Anda:

1.  Why Men Want Sex, Women Need Love

Buku ini membedah perbedaan cara pandang pria dan wanita dalam relasi melalui pendekatan ilmiah yang ringan. 

Dilengkapi kuis reflektif dan humor segar, bacaan ini membantu pembaca memahami dinamika hubungan secara lebih sehat dan rasional.

2. Debatin Aja Bestie

Mengangkat keresahan generasi muda tentang standar hidup, usia 25, hingga dilema generasi sandwich. 
Buku ini menjadi ruang refleksi tentang perjuangan hidup dan keberanian menentukan jalan sendiri di tengah tekanan sosial.

3. Negara Memanggil ST Burhanuddin Pelopor Hukum Humanis Indonesia

Merekam perjalanan kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam membenahi Kejaksaan Agung lewat pendekatan hukum humanis. 

Buku ini juga menyoroti penanganan kasus besar periode 2019–2024 dan upaya membangun kembali kepercayaan publik.

4. Inyik Balang

Novel magis berlatar Minangkabau yang memadukan legenda, sejarah, dan pergolakan sosial sejak 1800-an hingga Orde Baru. 

Kisahnya menghadirkan refleksi tentang waktu, ingatan, dan perubahan.

5. Akselerasi Investasi Jokowi

Mengulas strategi pembangunan kawasan industri, termasuk model Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). 
Buku ini relevan bagi pembaca yang tertarik pada ekonomi, investasi, dan pembangunan nasional.  

6. Hai, Miiko Vol. 38 Premium

Komik ringan yang cocok untuk ngabuburit santai. Kisah Miiko di bangku SMP penuh warna, persahabatan, dan dinamika perasaan remaja yang menghibur.

7. Tukar Takdir

Novel reflektif tentang pilihan, penyesalan, dan kemungkinan mengubah nasib.
Dua belas kisahnya mengajak pembaca merenungkan makna hidup dan penerimaan.

8. Di Tanah Lada

Kisah Ava yang tumbuh dalam keluarga penuh luka dan menemukan cahaya di tempat baru. Novel ini menyentuh tentang kehilangan, persahabatan, dan harapan.

9. The Let Them Theory

Mel Robbins menawarkan prinsip sederhana: “Let Them”. Buku ini membantu pembaca melepaskan ekspektasi yang tak perlu dan fokus pada kendali diri demi hidup yang lebih tenang.

10. How to Win Friends and Influence People – Edisi Diperbarui

Karya klasik Dale Carnegie tentang membangun relasi dan komunikasi efektif. Relevan untuk pengembangan diri di ranah personal maupun profesional.

11. Dompet Ayah Sepatu Ibu

Kisah nyata tentang perjuangan, keluarga, dan ketangguhan menghadapi hidup. Emosional sekaligus inspiratif.

12. The Dip: Saat Kita Ditantang untuk Bertahan atau Berhenti

Seth Godin mengajak pembaca memahami kapan harus bertahan dan kapan sebaiknya berhenti. 
Panduan jernih menghadapi masa-masa sulit dalam perjalanan karier dan hidup.

13. Practicing The Power of Now: Pedoman Menuju Pencerahan Spiritual

Bacaan reflektif yang membantu pembaca kembali pada momen kini dan menemukan ketenangan batin di tengah kesibukan.

14. Musim yang Tak Sempat Kita Miliki

Novel tentang Rani, editor muda yang berhadapan dengan masa lalu di tengah impian menerbitkan buku pertamanya. Penuh nuansa emosional dan nostalgia.

15. Majapahit

Mengangkat kisah kerajaan besar Nusantara dengan riset mendalam dari sumber primer. 
Buku ini memadukan sejarah, intrik politik, dan kisah manusia di balik kejayaan Majapahit.

Mengisi waktu ngabuburit dengan membaca bukan hanya membuat waktu terasa cepat berlalu, tetapi juga memperkaya pikiran dan jiwa. 

Di sela menunggu azan Magrib, mungkin justru dari lembar-lembar buku itulah kita menemukan inspirasi, ketenangan, bahkan makna baru tentang hidup dan Ramadhan itu sendiri.***