POJOKSATU.id - Mimisan dalam istilah medis yang disebut sebagai epistaxis. Ini merupakan kondisi ketika terjadi pendarahan yang keluar melalui rongga hidung.
Pendarahan tersebut dapat berlangsung dalam hitungan menit hingga beberapa jam.
Mimisan menurut pafipckabmadiun.org bukanlah suatu diagnosis penyakit, melainkan sebuah gejala yang menandakan adanya kelainan tertentu di dalam tubuh.
Sebagian besar orang mungkin merasa khawatir ketika mimisan terjadi.
Namun perlu diketahui bahwa, mimisan merupakan hal yang kerap dijumpai di kehidupan masyarakat sehari-hari, serta umumnya tidak berbahaya atau sampai mengancam jiwa.
Pendarahan pada mimisan disebabkan karena pecahnya pembuluh darah hidung bagian depan (anterior) dan belakang (posterior).
Kondisi ini dapat terjadi saat udara di dalam hidung sedang kering, yang kemudian diperparah dengan kebiasaan mengorek hidung terlalu keras.
Kedua hal tersebut dapat memicu pecahnya pembuluh darah halus di dalam hidung, sehingga hidung mengeluarkan darah atau disebut mimisan.
Pada beberapa kasus, pendarahan yang muncul bisa menetes hingga ke tenggorokan, terutama saat pasien diminta membuka mulut.
- Terdapat beberapa faktor risiko yang menyebabkan seseorang mengalami mimisan, antara lain:
Adanya trauma lokal di hidung, misalnya saat mengorek hidung terlalu keras, atau membuang ingus terlalu keras.
Iritasi pada mukosa hidung akibat suatu gas, udara panas, atau zat kimia.
Bentuk hidung yang bengkok karena faktor keturunan atau cedera.
Mengidap tumor hidung yang bersifat jinak atau ganas.
Penyakit sistemik seperti kelainan pembekuan darah, infeksi, hipertensi, gangguan hormon, serta penyakit pembuluh darah lainnya.
Alergi terhadap bahan makanan tertentu.
Alergi terhadap obat-obatan seperti kortikosteroid dan antikoagulan.
Penggunaan obat semprot (pelega hidung) yang berlebihan.***




