POJOKSATU.id – Bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa, pemilihan menu sahur tidak boleh dilakukan sembarangan. 

Asupan nutrisi yang cukup saat sahur sangat penting agar tubuh tetap kuat beraktivitas sepanjang hari.

Selain menjaga stamina, makanan sahur yang sehat juga membantu mempertahankan daya tahan tubuh selama bulan Ramadan. 

Tentu tidak ada yang ingin jatuh sakit menjelang Idulfitri tiba, kan?

Baca Juga: Alih-Alih Rapat, Ruangan DPR Mendadak Jadi Panggung Musik, Pasha Ungu Nyanyikan Lagu Noah Saat Bahas Banjir

Lalu, makanan apa saja yang sebaiknya dikonsumsi saat sahur? 

Berikut rekomendasi menu sahur sehat yang praktis dan mudah dibuat di rumah.

Rekomendasi Menu Sahur Sehat di Bulan Puasa

Berikut sejumlah pilihan menu sahur yang bernutrisi dan tidak memerlukan waktu lama untuk menyiapkannya.

1. Sup Sayuran
Semangkuk sup sayuran hangat cocok disantap saat sahur. 

Cara membuatnya pun sederhana, cukup merebus aneka sayuran dalam kuah kaldu dengan bumbu sesuai selera.

Sup sayuran kaya akan vitamin, mineral, dan serat, serta rendah lemak dan kalori. 

Mengawali sahur dengan sup dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan memberi rasa kenyang lebih lama. 

Baca Juga: Komunikasi Bisnis jadi Kunci Keberhasilan Dunia Usaha dan Organisasi

Sejumlah penelitian menyebutkan sup dengan kalori yang cukup mampu memberikan efek kenyang lebih baik dibandingkan jenis makanan lain.

2. Capcay
Capcay bisa menjadi alternatif menu sahur sehat karena mengombinasikan berbagai jenis sayuran dan potongan daging dalam satu hidangan.

Dalam satu porsi capcay, tubuh mendapatkan asupan serat, protein, serta vitamin A dan C yang dibutuhkan untuk menjaga stamina selama puasa.

3. Oatmeal atau Havermut
Bagi yang memiliki waktu terbatas, oatmeal atau havermut bisa menjadi solusi sahur praktis dan menyehatkan.

Oatmeal diketahui dapat membantu menurunkan kolesterol jahat, menjaga kadar gula darah, serta memelihara kesehatan pencernaan. 

Baca Juga: Kenali Pola Komunikasi Bisnis untuk Tingkatkan Kinerja Perusahaan dan Organisasi

Kandungan serat beta glukan di dalamnya juga berperan menciptakan rasa kenyang lebih lama sehingga tubuh lebih siap menjalani puasa seharian.

4. Tumis Brokoli dan Udang
Menu ini mudah dibuat dan kaya nutrisi. Brokoli mengandung serat, vitamin, dan antioksidan yang membantu menjaga daya tahan tubuh.

Sementara itu, udang melengkapi menu dengan protein, vitamin B12, zinc, omega-3, dan antioksidan. Perpaduan keduanya membuat tubuh tetap bertenaga selama puasa.

5. Telur Orak-arik
Meski terkesan sederhana, telur merupakan sumber nutrisi lengkap. Telur mengandung protein, kalsium, serta berbagai vitamin seperti A, B kompleks, D, E, dan K.

Kandungan protein dalam telur membantu menimbulkan rasa kenyang lebih lama, sehingga cocok dijadikan lauk sahur.

Baca Juga: Megawati Bertanya dengan Nada Pilu: Kapan Ya Punya Kapolri seperti Hoegeng Lagi?

6. Bubur Kacang Hijau
Bagi yang tidak terbiasa makan berat di pagi hari, bubur kacang hijau bisa menjadi alternatif sahur yang mengenyangkan.

Kacang hijau kaya akan serat dan protein yang dapat menekan hormon pemicu rasa lapar serta meningkatkan hormon yang memberikan sinyal kenyang. 

Dengan begitu, rasa lapar di siang hari bisa lebih terkontrol.

7. Buah-buahan
Buah-buahan bisa menjadi pilihan sahur praktis tanpa perlu banyak persiapan. 

Kandungan vitamin dan seratnya membantu menjaga daya tahan tubuh selama berpuasa.

Mengonsumsi buah sebelum beraktivitas juga diketahui dapat mengurangi rasa lapar dan membuat tubuh terasa lebih segar.

Baca Juga: Buka Blak

8. Olahan Ayam
Ayam merupakan sumber protein tinggi yang dapat membantu tubuh kenyang lebih lama. 

Konsumsi ayam saat sahur dapat membantu menjaga energi sepanjang hari.

Namun, sebaiknya batasi konsumsi ayam goreng, terutama bagi yang memiliki masalah kolesterol. 

Pengolahan dengan cara direbus, dikukus, atau ditumis ringan lebih dianjurkan.

Baca Juga: Tadinya Menolak, Kini MUI Ikut Dukung Prabowo Tetap di Board of Peace Demi Perjuangan Palestina

Perlu Perhatian bagi yang Memiliki Kondisi Kesehatan Tertentu

Secara umum, menu-menu di atas aman dikonsumsi. Namun, bagi yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, pemilihan makanan sahur perlu lebih diperhatikan.

Beberapa kondisi yang memerlukan pengaturan pola makan khusus antara lain diabetes, tekanan darah tinggi atau rendah, gangguan pola makan, kolesterol tinggi, asam urat, alergi makanan, gangguan lambung, serta gangguan pola tidur. ***