POJOKSATU.id - Bulan Ramadan 1447 H menjadi momentum istimewa untuk meningkatkan kualitas ibadah. 

Setelah seharian berpuasa, waktu subuh justru menjadi salah satu titik awal yang menentukan bagaimana ritme spiritual kita sepanjang hari.

Sebagai umat Muslim, ibadah wajib yang harus dilakukan setiap hari adalah salat fardu lima waktu. 

Salat Subuh menjadi ibadah pertama yang dilakukan setelah bangun tidur, apalagi di bulan Ramadan ketika banyak orang sudah terjaga sejak sahur.

Mengutip laman NU, salat subuh dimulai saat fajar shadiq hingga matahari terbit. 

Baca Juga: Dikuliti Netizen Sampai Akar! Terbongkar Sosok Suami dan Mertua Pejabat di Balik Awardee LPDP yang Viral.

Salat Subuh juga disebut sebagai salat yang paling berat untuk dikerjakan karena bertepatan dengan waktu tidur. 

Namun di bulan Ramadan, suasananya berbeda. Banyak hati terasa lebih ringan untuk bangun, lebih semangat untuk beribadah.

Diambil dari buku Rahasia Keutamaan Shalat Subuh oleh Syeikh M. Nuruddin Marbu Al Makki, pagi merupakan waktu afdhaliyah atau waktu yang utama. 

Maka di Ramadan 1447 H ini, daripada kembali tidur setelah salat subuh, ada beberapa amalan yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan pahala.

Baca Juga: Shell Resmi Hengkang dan Lepas SPBU di Indonesia, Target Rampung pada 2026

Amalan Setelah Salat Subuh di Bulan Ramadan

1. Berdzikir dan Berdoa

Umat Muslim dianjurkan untuk selalu berdzikir setiap selesai salat fardhu. 

Di bulan Ramadan, dzikir pagi terasa lebih khusyuk karena hati sedang dilatih untuk lebih bersih dan tunduk.

Berikut adalah rangkaian bacaan dzikir dan doa yang dapat dipanjatkan.

Astaghfirullah hal'adzim, aladzi laailaha illahuwal khayyul qoyyuumu wa atuubu ilaiih

Laa ilaha illallah wakhdahu laa syarika lahu, lahul mulku walahul khamdu yukhyiiy wayumiitu wahuwa 'alaa kulli syai'innqodiir

Allahumma ajirni minan-naar

Allahumma angtassalam, wamingkassalam, wa ilayka ya'uudussalam fakhayyina rabbanaa bissalaam wa-adkhilnaljannata darossalaam tabarokta rabbanaa wata'alayta yaa dzaljalaali wal ikraam.

Baca Juga: Tragis di Tol Makassar! Istri Anggota DPRD Sulsel Meninggal Dunia Usai Mobil Hantam Pohon dan Beton

Membaca surat Al-Fatihah dan Ayat Kursi:

Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyum. laa ta'khudzuhuu sinatuw wa laa naum. lahuu maa fis samaawaati wa maa fil ardh. man dzal ladzii yasyfa'u 'indahuu illaa bi idznih. ya'lamu maa bayna aidiihim wa maa khalfahum. wa laa yuhiithuuna bi syai-im min 'ilmihii illaa bimaa syaa-a. wasi'a kursiyyuhus samaawaati wal ardh walaa ya-uuduhuu hifzhuhumaa wahuwal 'aliyyul 'azhiim

  • Subhanallah 33x
  • Alhamdulillah 33x
  • Allahu akbar 33x
  • Lailaha illallah 33x

 Bismillahirrahmaanirrahiim. alhamdu lillaahi rabbil 'aalamiin, hamdan yuwaafii ni'amahu wayukaafii maziidahu. ya rabbanaa lakal hamdu kamaa yan baghhi lijalaali wajhika wa'azhiimi sulthaanika

Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa muhammadin wa'alaa aali sayyidinaa muhammad

Allahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaataana washiyaamanaa warukuu'anaa wasujuudanaa waqu'uudanaa watadlarru'anaa, watakhasysyu'anaa wata'abbudanaa, watammim taqshiiranaa yaa allah yaa rabbal'aalamiin

Rabbana dzhalamnaa anfusanaa wa-inlamtaghfir lana watarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin

Rabbanaa walaa tahmil'alainaa ishran kama hamaltahul'alal ladziina min qablinaa

Rabbanaa walaa tuhammilnaa maalaa thaaqata lanaa bihii wa'fu'annaa waghfir lanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa 'alal qaumil kaafiriin

Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba'da idzhadaitanaa wahablanaa min ladunka rahmatan innaka antal wahhaab

Rabbanaghfir lanaa waliwaalidinaa walijami'il muslimiin walmuslimaati wal mu'miniina walmu'minati. al ahyaa-i-minhum wal amwaati, innaka alaa kuli syai'n qadiir

Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanatan wafil aakhirati hasanatan waqinaa adzaaban-naar

Allahummaghfirlanaa dzunuubanaa wakaffir annaa sayyiaatinaa watawaffanaa maalabraari

Subhaana rabbika rabbil i'zzati ammaa yashifuuna wasalaamun 'alal mursaliina wal-hamdu lillaahi rabbil'aalamiina.

Baca Juga: Miris! Gaji PPPK Paruh Waktu Konselor di Lombok Utara Cuma Rp400 Ribu, DPRD Minta Pemda Bertindak

Artinya:

"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Dengan puji yang sebanding dengan nikmat-Nya dan menjamin tambahannya. Ya Allah Tuhan Kami, bagi-Mu segala puji dan segala apa yang patut atas keluhuran DzatMu dan Keagungan kekuasaanMu. 

Ya Allah! Limpahkanlah rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad dan sanak keluarganya. Ya Allah terima sholat kami, puasa kami, ruku kami, sujud kami, duduk rebah kami, khusyu' kami, pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama sholat ya Allah. Tuhan seru sekalian alam.

Ya Allah, Kami telah aniaya terhadap diri kami sendiri, karena itu ya Allah jika tidak dengan limpahan ampunan-Mu dan rahmat-Mu niscaya kami akan jadi orang yang sesat. 

Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan atas diri kami beban yang berat sebagaimana yang pernah Engkau bebankan kepada orang yang terdahulu dari kami. Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan atas diri kami apa yang di luar kesanggupan kami. 

Ampunilah dan limpahkanlah rahmat ampunan terhadap diri kami ya Allah. Ya Allah Tuhan kami, berilah kami pertolongan untuk melawan orang yang tidak suka kepada agamaMu.

Ya Allah Tuhan kami, janganlah engkau sesatkan hati kami sesudah mendapat petunjuk, berilah kami karunia. Engkaulah yang maha Pemurah.

Ya Allah Ya Tuhan kami, ampunilah dosa kami dan dosa dosa orang tua kami, dan bagi semua orang Islam laki-laki dan perempuan, orang orang mukmin laki-laki dan perempuan. Sesungguhnya Engkau dzat Yang Maha Kuasa atas segala-galanya.

Maha suci Engkau, Tuhan segala kemuliaan. Suci dari segala apa yang dikatakan oleh orang-orang kafir. Semoga kesejahteraan atas para Rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam."

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Siap-Siap! THR dan Gaji ke-13 2026 Berpeluang Cair, PP Nomor 11 Tahun 2025 Jadi Kunci

2. Salat Dhuha

Di Ramadan 2026 ini, sholat dhuha bisa menjadi pelengkap setelah dzikir pagi. Salat dhuha dapat dilakukan saat matahari terbit seukuran satu tombak sampai waktu zawal.

Hukumnya sunnah muakad dengan jumlah dua rakaat setiap salam. Berikut bacaan doa setelah sholat dhuha.

Allahumma innad dhuhaa-a dhuhaa-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaa-luka, wal quwwaata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmatta ishmatuka. Allahumma inkaana rizqii fis-samaa-i fa-anzilhu, wainkaana fil-ardli fa akhrijhu, wainkaana mu'asiran fayassirhu, wainkaana haraaman fathahhirhu, wainkaana ba'iidan faqarribhu, bihaqqi dhuhaa-ika, wabaaha-ika, wajamaalika, waquuwatika, waqudratika, aatini maa'ataita 'ibaadakash-shalihiin

Artinya:

"Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, dan kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. 

Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit maka turunkanlah, jika ada di dalam bumi maka keluarkanlah, jika sukar maka mudahkanlah, jika haram maka sucikanlah, jika jauh maka dekatkanlah, berkat waktu Dhuha-Mu. Limpahkanlah kepadaku karunia sebagaimana yang Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh."

Baca Juga: Olahraga Setelah Sahur, Aman atau Berisiko? Ini Tips Agar Tubuh Tetap Bugar Saat Puasa

3. Membaca Al Matsurat

Di bulan Ramadan, membaca Al Matsurat setiap pagi dan petang menjadi ikhtiar menjaga hati tetap hidup. 

Dalam buku Al Matsurat karya Hasan Al-Banna disebutkan amalan ini dapat dilakukan dua kali sehari.

Al Matsurat merupakan ringkasan teks dari Alquran dan memiliki berbagai keutamaan, di antaranya disempurnakan nikmat dan dilindungi dari gangguan setan.

4. Salat Isyraq

Sholat isyraq dilakukan saat matahari terbit dan juga dikenal sebagai sholat dhahwah sughra. 

Ramadan menjadi momen tepat untuk menghidupkan amalan sunnah ini karena banyak orang masih berada di masjid atau dalam suasana ibadah.

Baca Juga: Kota Purwakarta Dikelilingi Penjaja Kenikmatan Aplikasi Hijau, Dikhawatirkan Tinggal Menunggu Ledakan Penyakit Kelamin

Berikut doa usai sholat isyraq.

Allâhumma yâ nûrannûri bit thûr wa kitâbim masthûrin fî riqqim mansyûrin wal baitil ma'mur, as-aluka an tarzuqanî nûran astahdî bihi ilaika wa adullu bihi 'alaika wa yashhabunî fi hayâtî wa ba'dal intiqâli min dhalâmi misykâtî, wa as-aluka bissyamsi wa dhuhâha wa nafsin wa mâ sawwâha, an taj'ala syamsa ma'rifatika musyriqatam bî lâ yahjubuhâ ghaimul auhâmi walâ ya'tarîhâ kusûful qamaril wâhidiyyati 'indat tamâm, bal adim lahâl isyraqa wad dhuhûra 'alâ mamarril ayyâmi wad duhûr. Wa shallillâhumma 'alâ Sayyidinâ Muhammadin khâtamil anbiyâ-i wal mursalîn. Wal hamdulillâhi rabbil 'âlamîn. Allâhummaghfir lanâ wa liwâlidîna wa li-ikhwâninâ fillâhi ahyâ-an wa amwâtan ajma'în

Artinya:

"Ya Allah, Wahai Cahayanya Cahaya, aku memohon cahaya yang dapat menunjukkanku kepada-Mu dan menerangi hidupku. Jadikanlah cahaya ma'rifat kepada-Mu selalu bersinar dalam diriku. Limpahkan rahmat kepada Nabi Muhammad dan ampunilah kami serta kedua orang tua kami dan seluruh saudara seiman."

Baca Juga: Habiburokhman Tepis Dugaan Teror ke Ketua BEM UGM dari Pendukung Prabowo Subianto

5. Membaca Sayyidul Istighfar

Ramadan 1447 H adalah waktu terbaik memperbanyak istighfar. Sayyidul istighfar merupakan bacaan istighfar paling agung dan utama.

Allahumma anta rabbi laa ilaaha illa anta khalaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu a'uudzubika min syarri maa shana'tu abuu-u laka bini'matika 'alayya wa abuu-u bi dzanbi faghfir lii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta

Artinya:

"Ya Allah, Engkau Rabbku, tidak ada sembahan yang haq kecuali Engkau. Engkau menciptakanku dan aku hamba-Mu. Ampunilah aku, sungguh tidak ada yang mengampuni dosa selain Engkau."

Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga soal menjaga subuh agar tetap hidup dan bermakna. 

Dari subuh yang terisi dzikir dan doa, semoga Ramadan 2026 ini benar-benar menjadi bulan perubahan bagi hati dan kehidupan kita. ***