POJOKSATU.id — Lailatul Qadar adalah malam yang penuh keberkahan dan memiliki kemuliaan lebih baik dari seribu bulan.

Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, doa, serta dzikir pada malam tersebut demi memperoleh limpahan rahmat dan ampunan dari Allah SWT.

Meskipun waktu pastinya hanya diketahui oleh Allah SWT, Rasulullah SAW memberikan petunjuk mengenai kapan Lailatul Qadar kemungkinan terjadi. Dalam sebuah hadist disebutkan:

"Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan." (HR. Bukhari)

Baca Juga: KAPAN Malam Lailatul Qadar Terjadi di Tahun 2025? Ada 45 PENDAPAT Mengenai Waktu Malam Lailatul Qadar, Ini yang PALING DITERIMA

Berdasarkan hadist ini, umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan malam-malam terakhir bulan Ramadhan dengan amalan ibadah.

Menghidupkan malam Lailatul Qadar berarti mengisi waktu dengan berbagai amalan sunnah seperti shalat malam, dzikir, tilawah Al-Qur'an, serta doa.

Doa Malam Lailatul Qadar yang Dianjurkan

Salah satu doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW adalah doa yang pernah ditanyakan oleh Aisyah r.a. kepada beliau:

"Aku bertanya kepada Rasulullah, 'Wahai Rasulullah, menurutmu apa yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar?' Beliau bersabda, 'Berdoalah: Allâhumma innaka ‘afuwwun, tuhibbul ‘afwâ fa’fu ‘annî (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku)." (HR. Tirmidzi, 3513; Ibnu Majah, 3119)

Baca Juga: Tak Banyak Yang Tahu! Ini Dia Tanda-Tanda dan Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Selain doa tersebut, umat Muslim juga dapat membaca doa berikut yang dikutip dari buku Kedahsyatan Puasa: Jadikan Hidup Penuh Berkah oleh M. Syukron Maksum:

اللَّهُمَّ امْدُدْ لِي فِي عُمُرِي وَأَوْسِعْ لِي فِي رِزْقِي وَاَصِحَّ لِي جِسْمِي وَبَلِّغْنِي أَمَلِي ، وَإِنْ كُنْتُ مِنَ الْأَشْقِياءِ فَامْحُنِي مِنَ الْأَشْقِياءِ وَاكْتُبْنِي مِنَ السُّعَدَاءِ فَإِنَّكَ قُلْتُ فِي كِتَابِكَ الْمُنَزَّلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ صَلَوَاتُكَ عَلَيْهِ وَآلِهِ يَمْحُو اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ

"Allahummam dud lii fii 'umurii wa awsi' lii fii rizqii wa ashihha lii jismii wa ballighnii amalii, wa in kuntu minal asyqiyaa-i famhunii minal asyqiyaa-i wak tubnii minas su'adaa-i, fa innaka qultu fii kitaabikal munazzali 'ala nabiyyikal mursali shalawaatuka 'alaih wa aalihi, yamhullaah maa yasyaa-u wa yutsbitu wa 'indahu."

Baca Juga: Keutamaan Salat Tarawih MALAM KEDUA PULUH LIMA Bulan Ramadan, Bonus Istimewa Akhir Ramadan, Allah Menghilangkan SIKSA KUBUR Bagi yang Tarawih

Artinya: "Ya Allah, panjangkanlah usiaku, luaskan rezekiku, sehatkan tubuhku, dan sampaikan aku pada harapanku. Jika aku sudah termasuk pada kelompok celaka, hapuskanlah namaku dari kelompok itu dan tuliskan aku termasuk kelompok yang bahagia. Karena Engkau berfirman di dalam kitab-Mu yang diturunkan kepada Nabi-Mu sang utusan SAW: 'Allah menghapus apa yang Dia kehendaki dan menetapkan apa yang Dia kehendaki dan pada sisi Dia ada Ummul Kitab.'"

Baca Juga: Keutamaan Salat Tarawih MALAM KEDUA PULUH ENAM Bulan Ramadan, Tinggal Menghitung Hari, PAHALA Meningkat Hingga 40 TAHUN, Masya Allah!

Amalan Sunnah pada Malam Lailatul Qadar

Selain memperbanyak doa, umat Muslim juga disunnahkan untuk melantunkan shalawat kepada Rasulullah SAW.

Salah satu shalawat yang dapat dibaca adalah shalawat Malaikat Jibril: Shallallahu ‘ala Muhammad, yang dianjurkan untuk dibaca sebanyak 500 kali.

Sebelum melantunkan shalawat ini, disarankan membaca istighfar sebanyak 100 kali terlebih dahulu.

Rasulullah SAW juga menganjurkan shalat malam serta shalat taubat sebagai bentuk permohonan ampunan kepada Allah SWT. Sebagaimana sabda beliau:

"Barangsiapa yang berdiri (menunaikan shalat) pada bulan Ramadan dengan keimanan dan mengharapkan pahala, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca Juga: Keutamaan Salat Tarawih MALAM KEDUA PULUH TUJUH Bulan Ramadan, Mereka yang Bertarawih Melewati Shirathal Mustaqim SECEPAT KILAT di HARI KIAMAT

Malam Lailatul Qadar merupakan kesempatan istimewa bagi setiap Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Oleh karena itu, memanfaatkan malam-malam terakhir Ramadhan dengan penuh keimanan dan ketulusan dapat menjadi jalan menuju ampunan dan keberkahan yang luar biasa. ***